Kelas Pendidikan Vokasi Rintisan Akademi Komunitas KP Di Parimo Resmi Dimulakan

0
142

PARIMO | matarakyatindo.com – Pagi tadi Kelas Pendidikan Vokasi Rintisan Akademi Komunitas Kelautan dan Perikanan (KP) di Kabupaten Parigi Moutong (Parimo) resmi dimulakan. Senin (8/3/21).

Bupati Parigi Moutong diwakili Sekretaris Daerah Zulfinasran SSTP MAP mengucapkan selamat datang kepada Kepala Badan Riset Sumber Daya Manusia Kelautan dan Perikanan (BRSDM KP) RI diwakili Kepala Pusat Pendidikan (Pusdik) Kelautan dan Perikanan BRSDM KP Dr. Bambang Suprakto, A.Pi, S.Pi, MT bersama Pejabat satuan Pendidikan Kelautan dan Perikanan yang telah berkunjung ke Kabupaten Parigi Moutong.

“Atas nama Pemerintah dan masyarakat Kabupaten Parigi Moutong saya mengucapkan selamat datang di Kabupaten Parigi Moutong,”Ucapnya.

Sekda Zulfinasran mengatakan, pembangunan dan penguatan ilmu pengetahuan, teknologi serta budaya bagsa bisa dilakukan dengan perubahan paradigma dan sistim pendidikan terpadu.

Menurut Zulfinasran, salah satu upaya yang dilakukan Pemerintah adalah dengan menyelenggarakan pendidikan vokasi yang telah menjadi bagian dari amanat pendidikan tinggi yang tercantum dalam undang undang pendidikan Nasional.

“Dalam hal meningkatkan layanan pendidikan, tentunya harus menyediakan sarana dan prasarana serta infrastruktur satuan pendidikan serta penunjang lainnya,”Paparnya.

Kata Zulfinasran, hal tersebut mendorong Pemerintah daerah Kabupaten Parigi Moutong untuk mengusulkan pendirian Politeknik Kelautan dan Perikanan kepada Kementerian Kelautan dan Perikanan di Jakarta.

“Alhamdulillah usulan kami direspon dengan cepat oleh pihak Kementerian KKP. Sehingga awal bulan Januari 2021 Kementerian KKP membentuk tim pendirian Kelembagaan Akademi Vokasi Kelautan dan Perikanan Kabupaten Parigi Moutong melalui pusat Kepala Pendidikan Kelautan dan Perikanan nomor R.18/BRSDM.Bang/1/2021 mengusulkan Vokasi Akademi yang selanjutnya diusulkan ke Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan guna mendapatkan izin operasional Akademi Komunitas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Parigi Moutong rintisan Pembelajaran bekerjsama dengam Politeknik KP Bone dan Politeknik KP Bitung, dimana proses perkuliahan dimulai bulan ini,”Tandasnya.

Kepala Pusat Pendidikan Kelautan dan Perikanan BRSDM KP Dr. Bambang Suprakto mengatakan, terciptanya sebuah kegiatan proses belajar mengajar pendidikan kelas vokasi rintisan Akedemi Komunitas Kelautan dan Perikanan di Parigi Moutong berawal dari permohonon Bupati H Samsurizal Tombolotutu kepada Menteri KKP dan selanjutnya ditindak lanjuti dan hingga saat ini bisa beroperasi perkuliahan.

Lanjut Bambang Suprakto, kerja sama dengan Kabupaten Parigi Moutong sudah cukup lama yaitu dari tahun 2012.

“Kerjsama antara pak Bupati dengan Kepala BRSDM KP sudah lama hingga dengan perpanjangan saat ini,”Katanya.

Menurutnya, jumlah Taruna Parigi Moutong yang aktif dalam kurun waktu hingga tahun 2021 sesuai data di Kementerian KKP sebanyak 74 Taruna Taruni dengan rincian 6 orang di Politeknik KP Sidoarjo, 49 orang di Politeknik KP Bitung, 12 orang di Politeknil KP Bone dan 1 orang di Politeknik KP Jembrana Bali.

“Kami menyampaikan apresiasi kepada bapak BupatI Parigi Moutong yang telah bermohon agar di Parigi Moutong didirikan sekelas Politeknik,”urainya.

Kapusdik Bambang Suprakto menjelaskan, mengapa di namakan Akademi Komunitas?. Menurutnya Akademi Komunitas relatif mudah. Menurutnya, belajar dari Pengalaman Akademi Komunitas Wakatobi yang saat ini berjalan 4 tahun dan akan diusulkan menjadi Politeknik KP Wakatobi sehingga berjenjang dan berproses.

“Harapan kita semua nantinya, dari Akademi Komunitas Parigi Moutong menjadi Politeknik Kelautan dan Perikanan Parigi Moutong. Perlahan tapi pasti. Karena Politeknik punya amanah untuk mendidik mulai dari Program Diploma III Program Diploma IV Sarjana Terapan maupun Pasca Sarjana,”Ujarnya.

Usai meresmikan Kelas Pendidikan Vokasi Rintisan Akademi Komunitas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Parigi Moutong, Kepala Pusdik KP bersama rombongan menuju lahan praktek PT Esaputli Prakarsa Utama untuk melakukan penabaran Benur.

Sumber : Diskominfo

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here