Kepala Inspektorat Parigi Moutong Diduga Lindungi Koruptor Dana Desa ? Ada Apa ?

0
1257

Parigi Moutong, Ongka Malino – matarakyatindo.com Sesuai Hasil Audit Resmi Inspektorat Daerah Kabupaten Parigi Moutong, ditemukan Kerugian Negara dari Dana Desa, Desa Kayu Jati, Kecamatam Ongka Malino Mencapai Rp.334,220,026,00.

Sudah kurang lebih 69 hari hasil audit dikeluarkan oleh Inspektorat Parigi Moutong namun hingga sekarang belum ada yang ditetapkan sebagai tersangka terkait kerugian Negara tersebut.

Sementara itu Kanit Tipikor Polres Parigi Moutong ketika dikonfirmasi melalui Telpon gengamnya oleh Wartawan matarakyatindo.com menyampaikan bahwa dalam penanganan kasus tersebut mereka terkendala dengan hasil audit yang hingga sekarang belum diserahkan oleh pihak Inspektorat ke pihak APH (Aparat Penegak Hukum) dalam hal ini Unit Tindak Pidana Korupsi Polres Parigi Moutong, Sabtu (20/07/2019)

“Kami sebenarnya tidak ada masalah, Kami sudah mau sidik hanya saja hasil LHP (Laporan Hasil Pemeriksaan) tidak dikasih secara resmi oleh pihak Inspektorat kepada kami padahal wajib itu diberikan kepada kami karena kami menyurat secara resmi ” Ungkap Yunus Sapaan akrab Kanit Tipikor Polres Parimo.

Ia pun menambahkan bahwa kendala mereka itu saja, bahwa ada upaya dari Inspektorat tidak mau memberikan LHP tersebut

“Jadi kendalanya itu saja pak, kami tidak dikasi hasil LPH itu” Tambah Yunus

Sementara itu Kepala Inspektorat Parigi Moutong, Muh. Sakti Lasimpala, SPd, SE,MAP ketika dihubungi beberapa waktu lalu (19/07) mengatakan bahwa Bendahara Desa Kayu Jati baru mengembalikan sebagian dari kerugian Dana Desa Kayu Jati.

“Kemarin bendahara sudah ketemu tim di Inspektorat, dan memperlihatkan bukti setoran tinggal tunggu penjualan lahan/kebun baru diselesaikan seluruhnya, tim beri waktu satu Minggu utk penyelesaian” Tambah Kepala Inspektorat Parigi Moutong.

Terkait transfer dari bendahara ke rekening desa, Plt Kepala Desa Kayu Jati mengatakan belum mengetahui apakah mantan bendahara, Rasid sudah mentransfer dana tersebut atau belum.

“Saya belum tau dan saya juga belum cek rekening desa, apakah ada transfer dari mantan bendahar ke rekening desa atau tidak” Tutup Hasim Pakaya, S.Pd.I

Reporter : Nasar Pakaya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here