Kerja Sama Satuan Pemadam Kebakaran, Kejari Parimo Bikin Simulasi Penanganan Bahaya Kebakaran

0
37
Wartawan : Sumardin (Pde)

PARIMO | matarakyatindo.com – Program kerja Kejaksaan Negeri Parigi Moutong menyusun program kerja bidang pembinaan Tahun 2020 yang disebut In Hause Training tentang Sosialisasi Pencegahan dan Penanggulangan Bahaya Kebakaran.

Untuk diketahui, pengetahuan tentang pencegahan dan penanggulangan bahaya kebakaran sangat diperlukan bagi pegawai serta security pada Kejaksaan Negeri Parigi Moutong, mengingat belum lama ini Gedung Kejaksaan Agung RI terbakar, Sabtu (22/8/2020).

Melalui Sosialisasi Pencegahan dan Penanggulangan Bahaya Kebakaran, diharapkan pegawai dan security dapat mengetahui prosedur dan tindakan yang tepat untuk memadamkan kebakaran sehingga apabila terjadi kebakaran dapat segera diatasi dan dipadamkan.

Sosialisasi tersebut dilaksanakan pada Jum’at (11 September 2020) bertempat di Kantor Kejaksaan Negeri Parigi Moutong dengan catatan agenda yaitu penyuluhan penanganan bahaya kebakaran oleh Satuan Pemadam kebakaran Kabupaten Parigi Moutong yang dibawakan oleh Ali Yasen (Kasi Pemadam Kebakaran) di Aula Adhy Kejari Parigi Moutong.

Dalam penyampaiannya diberikan pemahaman terhadap jenis Alat Pemadam Api Ringan (APAR) dan tingkat efektifitasnya untuk memadamkan Api, baik cara perawatan APAR guna menjaga keberfungsiannya sehingga tidak mengalami kendala ketika dibutuhkan dalam penggunaannya, maupun tekhnik pemadaman api menggunakan APAR.

Selanjutnya dilakukan simulasi pemadaman api menggunakan Alat Pemadam Api Ringan di halaman kantor Kejari Parigi Moutong oleh Personel Damkar dan di praktekan langsung oleh petugas security dan pegawai Kejaksaan Negeri setempat, serta penanganan kebakaran ringan dirumah menggunakan peralatan yang tersedia.

Setelah kegiatan, dilakukan foto bersama dengan harapan agar kegiatan penyuluhan dan simulasi penanganan bahaya kebakaran ini dapat meningkatkan pengetahuan bagi setiap pegawai dan honorer dilingkup Kejaksaan Negeri Parigi Moutong sehingga lebih menjaga dan mencegah potensi kebakaran, kata Kajari Parimo Muhamat Fahrorozi SH MH.

“Kegiatan dilaksanakan dengan tetap mengikuti protokol kesehatan yakni dengan menggunakan Masker dan jaga jarak” tulis Kajari melalui press rilis siang tadi. (**)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here