Ketua FPKT Parimo Sebut SK Karang Taruna Desa Masih Jadi Kendala Legalitas

0
377

PARIMO || matarakyatindo.com Peranan pemuda dalam membangun desa tidak bisa dipandang sebelah mata, peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) bersama harus dilakukan, Forum Pengurus Karang Taruna (FPKT) terus berupaya menguatkan organisasi dan pemberdayaan kepemudaan. Melalui momentum bersama pemuda membangun daerah.

Pemuda menjadi refleksi bersama, seperti peranan pemuda yang merupakan kaum milenial banyak ide kreatif. Sehingga pemuda saat ini harus bisa mengedukasi kepada daerahnya secara kemampuan agar para pemuda ikut memajukan desanya masing-masing. Pasalnya “Pemuda harus berperan di desanya, karena maju-mundurnya desa tergantung pemudanya.

Hal ini disampaikan Ketua Pengurus Forum Penurus Karang Taruna (FPKT) Kabupaten Parigi Moutong Wawan Setiawan, dia meminta organisasi Karang aruna di desa harus berbenah diri, wadah organisasi kepemudaan inilah tombak estafet daerah. Kreatifitas serta gagasan pemuda melahirkan produk berdaya saing.

“Kepengurusan Karang Taruna yang sudah di bentuk oleh desa dan belum memiliki SK (Surat Keputusan) dari Kepala Desa, harus segera diurus sebagai bentuk legalitas terbentuknya organisasi kepemudaan di desa” Urai Wawan.

“Kemajuan dan majunya desa dilihat dari pemerintahan desa dan pemudanya, Sehingga Karang Taruna harus mampu mewarnai di desanya masing-masing,” ungkap anggota DPRD Parigi Moutong Wawan Setiawan pada matarakyatindo.com, belum lama ini.

Dia berharap Karang taruna tidak hanya melakukan kegiatan seremonial saja, tetapi memberikan pelatihan kepada pemuda sesuai kebutuhannya.

“Dengan begitu, pemberdayaan pemuda bisa dilakukan, yang dapat dianggarkan dari dana desa, banyak kegiatan dapat dilakukan oleh pemuda melalui wadah kepemudaan” jelasnya.

Ditambahkannya, pemuda harus mampu sesuai sumber daya manusia (SDM) untuk kemajuan desanya agar sejahtera.

Termasuk bentuk nyata munculnya produk-produk dan ide gagasan Peluang membangun harus diimplementasikan oleh pemuda pemudi desa

“Jadi saya selaku pengurus FPKT Kabupaten Parigi Moutong menghimbau, seluruh desa dan kepala desa yang sudah melakukan penjaringan dan pemilihan pengurus Karang Taruna Desa segera membuat SK surat keputusan Karang Taruna Desa untuk di teruskan ke Dinas Sosial dan FPKT Kabupaten, saat ini masih banyak desa yang belum membentuk Karang Taruna” Jelasnya.

Sehubungan dengan begitu banyak bantuan pemberdayaan kepemudaan khususnya dikarang taruna sendiri yang dialokasikan oleh kementerian sosial lewat APBN, menjadi kendala adalah SK karang taruna desa, hingga saat ini belum rampung di terbitkan oleh kepala desa, sementara syarat utama ke kementrian tersebut adalah lampiran SK KT masing masing desa.

Menurutnya, saat ini Karang Taruna yang terdaftar di Parimo ada 87 karang taruna desa, sehingga hal ini perlu konsolidasi untuk memacu pertumbuhan karang taruna diparimo, ditahun 2020 ini kita di parimo kembali menargetkan juara umum dalam BBKT yang ke 60 yang insyaallah bakal dilaksnakan stelah pandemi covid19.

“BBKT akan dipusatkan di Kabupaten Morowali, serta mewakili sulteng dalam BBKT Nasional, Tahun ini pula sulteng bakalan menjadi tuan rumah, olehnya penguatan kelembagaan karang taruna perlu ditingkatkan serta proaktif dalam mengisi pembangunan diparimo, diketahui tahun 2021 mendatang banyak kucuran anggaran yang disiapkan oleh kementrian sosial kepada Karang Taruna demi kemajuan pertumbuhannya” tutupnya.

Reporter : Deni Renaldi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here