Kisah Jembatan Cabang 3 Bolano Lambunu Tak Tersentuh Perbaikan, Begini Kata Salim Al’Amri

0
1625

PARIMO || matarakyatindo.com – Sudah berulang kali kisah jembatan cabang tiga desa Kotanagaya Kecamatan Bolano Lambunu jadi pemberitaan media massa.

Bagaimana tidak,” bahwasanya jembatan yang menghubungkan atar desa ini sudah menjadi isu hangat masyarakat di Kecamatan Bolano Lambunu Kabupaten Parigi Moutong, karena melihat kondisi jembatannya sangat memilukan bagi warga yang melintas.

Jika dilihat dari usianya, kondisi jembatan saat ini sudah mencapai 30 tahunan tanpa ada kejelasan dari pemerintah daerah untuk di lakukan perbaikan.

Bila melihat kondisinya saja, jantung rasa berdebar saat melintasinya sebagaimana terlihat badan jalan jembatan yang terbuat dari landasan kayu, sudah berjarak tak seperti badan jalan jembatan, kata Salim Al’Amri kepada matarakyatindo.com, Rabu (20/11/2019).

Salim adalah salah satu penggerak pemuda yang peduli dengan kondisi jembatan cabang 3, “kami berharap khususnya Pemda Parigi Moutong seharusnya sudah memikirkan kondisi jembatan ini, jika bukan kami siapa lagi yang peduli dengan jembatan ini, ujarnya.

Lanjut dia, sebenarnya dirinya malu berdiri disini meminta sumbangan swadaya masyarakat yang melintas, tapi kalo tidak begini pak? mungkin jembatan sudah rontok kayunya. Terus terang saja pakai uang yang terkumpulkan kami belanjakan untuk ganti kayu mana yang rusak, kalau tidak di ganti pasti akan mengancam keselamatan pengendara, tutur Salim.

Dengan adanya swadaya dan sukarela masyarakat tambah Salim, kadang dirinya juga menemui cemohan dari berbagai pihak. Tapi lagi dan lagi karena niat hanya untuk memperbaiki kondisi jembatan ini, terus dilakukan. Kalau tidak pasti kita hanya menerima janji palsu setiap ada momen pemilihan, tanpa ada kejelasannya, tuturnya.

Jika dilihat dari penggantian kayu mecapai puluhan kubik. Makanya hasil dari swadaya masyarakat langsung dibelikan kayu untuk mengganti mana yang rusak demi keselamatan warga yang melintas.

“Kasihan pak, jembatan yang sudah berusia puluhan tahun tidak di perbaiki, ini akan menelan korban sudah banyak yang celaka di jembatan ini. Tapi mau bagaimana lagi ini jalur yang cepat bagi masyarakat sekitar” jelasnya.

Salim menegaskan kiranya pemerintah daerah Parigi Moutong dapat memperbaiki jembatan ini. Dan jangan menunggu nanti ada korban jiwa baru ada perhatiannya. Kalau ada maunya baru datang kunjungi jembatan ini dengan janji politik.

Masyarakat yang berdiam di beberapa desa berharap jembatan ini dapat kepastian perbaikan karena usianya. “Di kwatirkan jembatan ini akan patah, sebab sudah landasan penguncinya ada yang sudah di makan usia dan patah akibat beban dan kapasitas mobil yang melebihi kapasitas jembatan”, tegasnya.

Reporter : Deni

Editor : Pde

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here