Komisi A DPRD Kota Palu Reses ke 3 di Kelurahan Baiya

0
113

PALU || matarakyatindo.com – Reses partisipatif dan inklusi adalah metode yang paling memungkinkan untuk bisa menggali berbagai informasi dari kelompok masyarakat yg mempunyai persoalan sebagai alat perjuangan politik.

Hal itu diungkapkan, Ketua Komisi A fraksi NasDem Bidang Pemerintahan, Hukum & Kesejahteraan Rakyat DPRD Kota Palu, Mutmainah Korona, S.E, Rabu (27/11/2019).

Kali ini, reses bersama kelompok perempuan dan ketua RT/RW di Kelurahan Baiya, Kecamatan Palu Utara, Kota Palu. Agar semua peserta reses bisa menggunakan hak aspirasi mereka, maka di terapkan dua mekanisme yaitu secara lisan dari aspirasi pendapat langsung atau dengan menulis pada metaplan

“Dari berbagai penggalian informasi kali ini, ada beberapa hal yang menjadi penting untuk ditindak lanjuti seperti masalah mekanisme pemberian jadup, persoalan perkawinan anak dan kasus narkoba yang terus meningkat, ” ujarnya dalam agenda Reses.

Selain itu persoalan salary (gaji) honorer K2, perbaikan fasilitas drainase uwe tumbu sebagai sumber air bersih masyarakat, santunan manula, status buruh yang tak mendapatkan hak jaminan kesehatan, penguatan ekonomi perempuan untuk keluarga, insentif untuk pegawai Sara, serta mediasi sengketa lahan di Kelurahan Baiya.

“Dari uraian aspirasi tersebut, keberadaan Lurah Baiya cukup membantu menyelesaikan beberapa hal seperti membantu memudahkan persyaratan dana stimulan, alokasi dana kelurahan untuk perbaikan drainase uwe tumbu,” imbuhnya lagi.

Dari semua aspirasi masyarakat Baia, Palu Utara, pihaknya berusaha meminimalisir berbagai hal, guna mencegah berbagai anggapan yg berpotensi konflik. Hal ini, cukup memberi kontribusi relasi yang saling menguatkan dalam hal kebijakan yang terus memberi perbaikan Kota Palu kedepan.

Reporter : BIM

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here