Korupsi Ratusan Juta, Mantan Bendahara RS Pratama Moutong di Gembleng ke Penjara

4
4076
Wirna Edwar Hanapi, tersangka kasus korupsi pada RS. Pratama Moutong saat dibawa ke Rutan Olaya Parigi (Foto : Deni)

Parimo, matarakyatindo.com Tim Tindak Pidana Korupsi Kejari Parigi Moutong melalui Kepala Cabang (Kacab) Negeri Moutong, menjebloskan mantan Bendahara RS Pratama Moutong, dalam dugaan kasus korupsi, pemeriksaan kepada tersangka yang digelar di kantor kejaksaan Parigi Moutong, Kamis (26/9/2019).

Perbuatan tersangka Wirna Edwar Hanapi (40), telah terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan perbuatan merugikan negara sebesar Rp 300.593.517,000,

Sebelumnya dalam pemeriksaan, Wirna disebut sebut telah melakukan tindak Pidana Korupsi dalam pengelolaan dana belanja langsung dan belanja tidak langsung yang bersumber dari APBD pada tahun anggaran (TA) 2017.

Dugaan korupsi terjadi pada pembayaran Gaji Tenaga Honorer, Perawat, Dokter PTT, dan Direktur RS.

Kepala Kejari Cabang Moutong, Alkaf saat Konferensi Pers di Kantor Kejari Parimo,  membeberkan, bahwa kasus tersebut memang sudah sangat lama.

“Dari tahun 2017 lalu, tetapi pihak kejaksaan masih menunggu, sebab harus sesuai dengan (SOP)” Ungkap dia.

Kejaksaan Negeri Cabang Moutong saat melakukan konferensi pers di Kejaksaan Negeri Parimo (Foto : Deni)

Dia juga menambahkan memang baru sekarang pihaknya ekspos ke publik,

“Di takutkan yang bersangkutan, jangan sampai menghilangkan barang bukti dan melarikan diri, sehingga antisipasi itulah yang kami lakukan untuk memudahkan proses ke tingkat penyidikan dan menunggu hasil dari perhitungan valid dari BPKP Provinsi” Tambahnya.

Dia juga mengatakan bahwa modus yang dilakukan Wirna, pada saat proses pencarian dan menerima dana dari keuangan.

“Yang bersangkutan menerima dalam bentuk tunai dan dana yang di cair di transfer ke rekening pribadi berkali-kali dan ke rekening suaminya sebesar Rp 80 jutaan” Jelas Alkaf.

Saat di tanyakan apakah ada keterlibatan orang lain selain tersangka, alkaf mengatakan pihaknya masih melakukan pengembangan kasusnya mungkin ada yang terlibat, yang turut membantu tersangka dalam proses pencairan” Tutupnya.

Reporter : Deni Renaldi

4 KOMENTAR

    • Silahkan sebutkan nama, nik dan pekerjaaan, sebagai pertanggungjawaban media terhadap koreksi berita tersebut..

      Isi nominal tersebut hasil press release dari Kejari Cabang Moutong yang dihadiri langsung oleh reporter media kami..

    • Silahkan di sebutkan nama, nik dan pekerjaan, serta besaran nominal yang dimaksud berdasarkan pembuktian

      Versi nominal yang di sampaikan didalam media ini adalah versi dari press release dari Kejari Cabang Moutong..

      Mohon untuk memberikan fakta2 data sesuai dengan yang nominal yang perlu di koreksi

      Email : admin@matarakyatindo.com

      • Ralat atau Hak Jawab dilakukan melalui pengiriman email ke: media@matarakyatindo.com dengan menggunakan subjek : Hak Jawab, dalam Surat Elektronik tersebut, menyebutkan bagian yang dianggap tidak tepat berikut tautan dari berita, serta pemohon wajib menyebutkan identitas dengan jelas.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here