KPU : Partisipasi Pemilih Adalah Tanggungjawab Bersama

0
234

JAKARTA – matarakyatindo.com – Memasuki tahapan Pemilihan Kepala Daerah Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, Walikota/Wakil Walikota Serentak di Tahun 2020, KPU RI menghadirkan KPU se-Indonesia, baik KPU PROVINSI maupun KPU Kab/Kota.

Momen tersebut digelar dalam Konsolidasi Nasional dari tanggal 21 s.d 24 September 2019 yang dilaksanakan di hotel yang berbeda di Jakarta. Setiap divisi fokus pada program tersendiri agar pembahasan lebih substantif pada permasalahan.

Demikian pernyataan Abdul Gafur
Koordinator Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, PARMAS dan SDM
KPU Parigi Moutong dari Jakarta semalam.

Menurutnya, setiap satker, baik KPU Provinsi ataupun KPU Kab/Kota menyiapkan Daftar Inventaris Masalah (DIM) sesuai kondisi daerah masing-masing.

Penulis sendiri kata dia sebagai Koordinator Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Parmas dan SDM KPU Parigi Moutong menyampaikan beberapa poin, sekaligus memberi rekomendasi pada kegiatan tersebut.

Salah satunya yaitu, “Peserta Pemilu dan Tim Kampanye belum sepenuhnya memberikan Pendidikan Pemilih/Politik secara optimal kepada masyarakat.”

Sehingga kami memberi rekomendasi pada kegiatan agar ada regulasi yg mempertegas peran peserta Pemilu dan Tim Kampanye bila setiap melakukan kampanye. Dan mengedepankan Pendidikan Politik yang sifatnya mengedukasi.

“Semakin memberi pendidikan politik yang mengedukasi masyarakat, saya yakin kesadaran masyarakat untuk memahami pentingnya demokrasi semakin bertambah” terangnya.

Hal ini juga dimaksudkan agar partisipasi pemilih kita lebih baik dari pemilihan sebelumnya. Salah satu indikator keberhasilan Pemilu ataupun Pilkada adalah persentase pemilih, sehingga ada kerjasama semua pihak termasuk juga peserta Pemilu dan Tim Kampanye.

“Partisipasi pemilih di Parigi Moutong pada Pemilu 2019 mencapai angka partisipasi 80.50%, target ini melampaui target Nasional 77.50%” ujarnya.

Sebagai Divisi Sosialisasi, saya merasa bahwa angka tersebut belumlah memuaskan. Kenapa ? karena tidak mencapai angka 90%. Sehingga diharapkan agar pada Pemilihan Kepala Daerah Serentak Tahun 2020 semua komponen ikut andil memberikan sosialisasi di masyarakat sampai di wilayah terpencil Parigi Moutong.

Kalau hanya KPU dan Penyelenggara adhoc baik PPK dan PPS saja yang bertanggungjawab, tentu sosialisasi tidak begitu berdampak signifikan. Karena disamping jumlahnya terbatas dan anggarannya sangat terbatas.

Sekaitan Pemilu 2019, Wahyu Setiawan, Koordinator Devisi PARMAS KPU RI, memberi ucapan terima kasih kepada semua pihak yang turut menyukseskan penyelenggaraan Pemilu 2019. Hal ini disampaikan pada Pembukaan Konsolidasi Nasional, 21 September 2019 di Hotel Aston Kartika Grogol Jakarta.

Pemilihan Kepala Daerah Serentak tahun 2020 sudah semakin dekat sehingga kami berharap semua stakeholder ikut bersama-sama mensosialisasikan setiap tahapan agar partisipasi pemilih di Parigi Moutong mencapai angka kurang lebih 90 persen.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here