KRAK Sulteng : Awasi Anggaran KPU dan Bawaslu Dalam Tahapan Pilkada 2020

0
43

Sulteng – matarakyatindo.com Lembaga Koalisi Anti Korupsi (KRAK) Sulawesi Tengah meminta pihak Penegak Hukum awasi dana Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) yang ada di delapan Kabupaten/Kota seperti Palu, Sigi, Tolitoli, Banggai, Banggai Laut, Poso, dan Tojo Una-Una

Melalui koordinator KRAK Abd. Salam menyampaiakan pada media ini, Minggu (18/10/2020), bahwa Pilkada serentak 2020 Sulawesi Tengah menyerap anggaran sebesar Rp642,6 miliar.

“Anggaran tersebut bersumber dari dana hibah daerah pada APBD 2020 dan telah tertuang dalam Naskah Perjanjian Kepala Daerah (NPHD) bagi daerah yang menggelar pilkada 9 Desember 2020.Dan itu belum termasuk alokasi dana APBN untuk menunjang pelaksanaan pilkada di masa pandemi Covid-19” Ucap Salam

Abd. Salam berharap Aparat Penegak Hukum untuk mengawasi Angaran Tahapan Pilkada yang cukup Fantasitis yang ada di KPUD dan Bawaslu, jangan sampai ada pengalihan Angaran Pilkada pada kegiatan lain.

“Anggaran Tahapan Pilkada perlu di awasi oleh Pihak-Pihak Terkait, jangan sampai ada Angaran yang dialihkan ke hal-hal lain yang tidak sesuai Aturan yang terkesan hanya untuk menghabiskan dana, ataupun ada kegiatan Fiktif, jangan sampai seperti itu” Ucapnya

Menurut Abd. Salam bahwa penggunaan Anggaran dalam tahapan Pilkada KPU dan BAWASLU harus Transparan pada pihak terkait karena Pemilu saat ini sangatkah berbeda dengan lima tahun silam, dikarenakan adanya Pandemi Covid -19.

Menurutnya bahwa kegiatan tahapan Pilkada di tahun ini mempunyai batasan, misalnya pertemuan 100 orang tentunya akan dibatasi menjadi 50 orang yang pastinya itu akan tereksekusi pada pengunaan angarannya.

“Olehnya Kami sebagai lembaga Koalisi Anti Korupsi akan terus Awasi Pengunaan Angaran dana Pilkada yang ada di KPUD dan BAWASLU di 8 Kabupaten/Kota, Sulawesi Tengah” Tutupnya

Reporter : Jefriyanto Dako

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here