Lagi, Terduga Pelaku Narkoba di Kelurahan Bantaya Ditangkap Sat Resnarkoba

0
89

PARIMO | matarakyatindo.com – Para pengguna dan pengedar barang haram (narkoba) di wilayah hukum Polres Parimo terus menjadi incaran Satuan Resnarkoba tanpa kenal waktu.

Hal ini merupakan sebuah komitmen Kapolres Parimo AKBP Andi Batara Purwacaraka SH, SIK dengan terus mengerahkan anggotanya dibagian Sat Resnarkoba untuk semakin gencar mendeteksi dan memberantas peredaran narkoba di wilayah Kabupaten Parigi Moutong.

Melalui press rilisnya, Kasat Resnarkoba Polres Parimo Iptu I Gede Krisna Arsana SPd.H menjelaskan, dari serangkaian penyelidikan yang telah dilakukan, akhirnya membuahkan hasil yaitu berhasil lagi menangkap seorang pelaku narkoba inisial IH, 22th, warga kelurahan Bantaya, Kec.Parigi, Kab.Parigi Moutong, (Sulteng) Selasa, (28/9/2021) sekitar pukul 18.30 Wita)

Adapun barang bukti yang berhasil ditemukan dari  terduga pelaku yaitu
1 ( satu ) paket / sachet narkotika gol 1 jenis sabu yg dibungkus dengan plastik klip bening dengan berat bruto 4,25 garam
–  1(satu) buah kaca pireks
– 1 (satu) buah alat hisap sabu (bong)
– 1 (satu) buah timbangan digital
– 2 (dua) buah sendok sabu yang terbuat dari sedotan minuman.
– 1(satu) pak plastik klip bening kosong
– 4 (empat) buah korek api gas.
– 1 (satu) pak pipet sedotan.
– 1 (satu) buah dompet warna biru.
– 1(satu) buah hp merek samsung a51 warna hitam
– 1(satu) buah tab samsung warna putih

Kapolres Parigi Moutong menyatakan bahwa pelaku telah ditahan di rutan Polres Parimo bersama barang bukti guna proses hukum lebih lanjut berdasarkan Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

“Kami tidak main-main untuk terus gencar memberantas narkoba di wilayah hukum Polres Parigi Moutong. Kami akan terus melakukan penyelidikan dan penelusuran hingga kepada bandar bila terdapat cukup bukti agar bisa memberantas narkoba hingga ke akar akarnya.” Ujar Kapolres.

Adapun pasal yang disangkakan yaitu merujuk Pasal 114 (menjual dan atau mengedarkan), serta pasal 122 (memiliki dan atau dalam penguasaannya) dan pasal 127 menggunakan narkotika dengan ancaman hukuman paling lama 15 tahun penjara, tutup AKBP ANDI BATARA PURWACARAKA SH,SIK.

Sumber : Bidhumas Polres Parimo

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here