Luar Biasa.!! Teatrikal Pejuang Indonesia Melawan Penjajah Pada Upacara HUT RI ke 74 di Tomini

0
352
Teatrikal Penjajahan Belanda, dan perlawanan Rakyat Indonesia terhadap Penjajahan (Foto : Yunus)

Parimo – matarakyatindo.com Upacara peringatan HUT RI yang ke 74 di Kecamatan Tomini Kabupaten Parigi Moutong Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) yang digelar di tribun Lapangan Upacara Desa Ogotumubu. Ditutup dengan penampilan teatrikal pahlawan pejuang 45 pada Sabtu (17/8/2019).

Ada yang berbeda dengan perayaan HUT RI dari tahun sebelumnya, dalam perayaan HUT RI kali ini usai dilaksanankan upacara penaikan bendera. Dilanjutkan dengan dengan penampilan teatrikal para pejuang 45, persembahan dari Siswa-siswi SMAN 1 Tomini.

Teatrikal, pembacaan puisi proklamasi dan drama yang menampilkan para pahlawan pejuang 45 dalam mempertahankan Ibu Pertiwi saat berperang merebut kemerdekaan Republik Indonesia sampai dengan titik darah penghabisan, membuat haru para peserta upacara.

Teatrikal Penjajahan Belanda, dan perlawanan Rakyat Indonesia terhadap Penjajahan (Foto : Yunus)

Melalui Plt Camat Tomini, Hi. Ashar, S.Pd saat di temui media matarakyatindo.com usai upacara peringatan HUT RI mengatakan, penampilan aksi teatrikal tersebut sebelumnya telah direncanakan untuk ditampilkan kepada para tamu undangan, beserta jajaran dan seluruh pejabat desa serta masyarakat yang hadir pada upacara yang digelar dilapangan upacara Desa Ogotumubu.

“Teatrikal itu sebelumnya tidak pernah digelar, dan baru kali ada pergelaran teatrikal, ternyata pas di gelar, saya pun  langsung terkesima dengan penampilan karnaval yang ditampilkan oleh para peserta, ini merupakan pendidikan kepada seluruh hadirin, betapa sulitnya memperjuangkan dan merebut NKRI dari tangan para penjajah, harta bahkan nyawapun bisa jadi taruhannya” ucap Ashar.

Dalam aksi teatrikal itu, para tokoh seperti Presiden pertama Indonesia Soekarno, Jendral Soedirman, Naga Bonar, dan beberapa tokoh pejuang lainya.

Teatrikal Penjajahan Belanda, dan perlawanan Rakyat Indonesia terhadap Penjajahan (Foto : Yunus)

Mereka memperagakan aksi pasukan pejuang Indonesia dalam melawan penjajah merebut tawanan warga yang disandra oleh tentara belanda dengan menggunakan bambu runcing, tombak, arit dan senjata tajam lainya, yang diakhiri pembacaan teks Proklamasi.

“Saya bangga dengan mereka, waktu ditawarkan mengisi upacara, mereka antusias sekali, terlihat mereka sangat menghargai jasa para pahlawan kita dahulu, saya sendiri terharu melihatnya aksi mereka tadi,” ungkapnya.

“Kita berharap hal seperti ini terus dilaksanakan di upacara HUT RI ditahun tahun yang akan datang,” harapnya.

Reporter : Yunus

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here