Masyarakat Tidak Perlu Ragu Saat Melakukan Vaksinasi Covid-19…! Berikut Penjelasan Sekda

0
95

PARIMO || matarakyatindo.com – Sejumlah pejabat pemerintah dan penyelenggara negara, perwakilan organisasi profesi bidang kesehatan, serta tokoh masyarakat di Kabupaten Parigi Moutong divaksin pada kesempatan pertama sebagai bentuk pencanangan vaksin Covid-19 bertempat di Lobi Kantor Bupati Parigi Moutong, Senin 8 Februari 2021.

Para pejabat yang divaksin pada pencanangan vaksinasi Covid-19 mengaku tak memiliki gejala atau keluhan setelah disuntik.

Sekretaris Daerah Kabupaten Parigi Moutong, Zulfinasran, SSTP, M.A.P yang juga menerima vaksinasi Covid-19 mengatakan, untuk menerima vaksinasi tersebut, dirinya tidak ada persiapan khusus cukup mental harus siap dan yakin bahwa vaksinasi tersebut bukan untuk mencelakan melainkan untuk melindungi kita semua.

Sekda Zulfinasran menghimbau seluruh masyarakat untuk tidak risau, ragu dan kwatir terkait keamanan vaksinasi Covid-19.

“Tidak perlu ragu, pada intinya pemerintah ingin melindungi rakyatnya bukan untuk mencelakan rakyatnya” tutur mantan Kepala Bappelitbangda inj.

Dikesempatan yang sama, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Parigi Moutong, Faisan Badja mengatakan setelah menerima vaksinasi Covid-19, kondisi sehat dan tidak mengalami efek samping apa-apa.

Politisi Gerindra ini mengajak masyarakat untuk ikut menyukseskan program vaksin ini, dan tidak mudah percaya dengan berita -berita hoax yang banyak beredar di media sosial.

‘tidak perlu takut untuk disuntik vaksin, tidak usah percaya terhadap berita-berita hoax yang beredar di media sosial. Saya saja sudah divaksin dan tidak terjadi apa-apa” Ujarnya.

Sementara itu, Dr. Muhammad Mansyur, Sp.PD perwakilan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kabupaten Parigi Moutong mengatakan dalam melaksanakan vaksinasi, seluruh peserta telah melewati uji kesehatan terlebih dahulu.

“Mereka yang telah divaksin terlebih dahulu diperiksa kesehatannya. masyarakat tidak boleh vaksin diantaranya apabila ada kelainan darah, hipertensi dan penyakit otoimun yaitu kondisi ketika sistem kekebalan tubuh seseorang menyerang tubuh sendiri”. ungkapnya.

Menurut dr Ahli penyakit dalam ini, bahwae setelah dirinya divaksin, hanya terasa sakit sedikit akibat disuntik. Yang lainnya tidak ada, ungkapnya.

Pernyataan yang sama juga disampaikan Kepala Bidang (Kabid) Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kabupaten, Wulandari Marasobu SKM,MAP, Ia mengaku tidak merasakan gejala berlebihan setelah menerima vaksinasi Covid-19.

“Istirahat yang cukup setelah vaksin dan saya merasakan tak ada gejala yang aneh setelah vaksin tersebut. Dan cara ini merupakan salah satu upaya pemerintah untuk mencegah penularan Covid-19″ pungkasnya.

Sumber : Humas Pemda / Editor : Pde

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here