Memang Sadis…! Kisah “Mertua” Bunuh Anak Mantu Hanya Tiga Kali Tebasan, Berikut Kisahnya

0
1084

PARIMO | matarakyatindo.com –  Ini adalah kisah nyata ‘pembunuhan’ yang terjadi di desa Eeya Kecamatan Palasa Kabupaten Parigi Moutong, Jumat (24/9/2021) siang tadi.

Kejadian pembunuhan tersebut yaitu antara mertua dan anak mantu, mengakibatkan hilangnya nyawa seseorang akibat tebasan sebilah parang pada leher sang anak mantu.

Berdasarkan keterangan Kapolres Parimo melalui Kapolsek Tomini Ipda Jusman Bakri setelah menerima laporan masyarakat, langsung mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP).

“Kejadiannya pada hari Jumat tanggal 24 September 2021 sekira pukul 11.00 WITA bertempat di pegunungan dusun Enam desa Eeya, Kecamatan Palasa Kabupaten Parigi Moutong dengan pelaku utamanya adalah Bapak mantu korban sendiri” terang Kapolsek.

Dari kronologisnya, Iptu Jusman Bakri mengatakan bahwa pelaku melakukan tindak pidana yaitu dengan cara menebas korban Y sebanyak 3 kali dan mengenai leher korban sehingga hampir putus dan mengakibatkan korban meninggal di TKP.

Ipda Jusman Bakri menambahkan, saat ini pihak kepolisian telah mengamankan tersangka untuk dimintai keterangan.

Dari pengakuan tersangka, bahwa pelaku (mantunya korban) di curigai mencuri barang milik korban dan telah mempelajari ilmu hitam, sehingga pelakupun merasa tersinggung.

Kapolsek mengatakan, adapun tindakan yang dilakukan saat ini yaitu melakukan koordinasi dengan pemerintah Desa Eeya, sekaligus melakukan olah TKP awal dan mengarahkan pihak keluarga korban untuk membuat laporan polisi.

Pihaknya juga mencari informasi dari saksi-saksi, dan membawa korban kepuskesmas untuk di lakukan visum.

“Kami juga mengamankan barang bukti serta telah berkoordinasi bersama kepala desa EEYA dan desa Dongkalan untuk memberikan pengertian kepada pihak keluarga agar tidak melakukan upaya balas dendam” urainya.

Hingga malam ini upaya penangkapan terhadap pelaku yang di lakukan aman dan terkendali. Dan tersangka inisial H sendiri (mertua) korban sudah mendekam dalam sel Polsek Tomini, tutupnya.(**)

Wartawan : Deni Renaldi / Editor : Pde

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here