Menjaga Penyebaran Virus Corona, Ketua Fraksi Gerindra Sarankan Pilkades Ditunda

0
296

Foto : Ketua Fraksi Gerindra Arifin Dg Palalo

PARIMO | matarakyatindo.com – Momen pemilihan Kepala desa (Pilkades) serentak tahun 2020 di Kabupaten Parigi Moutong tak lama lagi akan segera di selenggarakan. Namun karena negara Indonesia masih berstatus darurat virus Corona, membuat para wakil rakyat merasa ‘Cemas’, salah satunya politisi Partai Gerindra.

Kepada media ini, Ketua Fraksi Gerindra DPRD Parigi Moutong Arifin Dg Palalo mengatakan jika pelaksanaan Pilkades serentak di Parigi Moutong pada tanggal 21 April 2020 diharapkan dapat dikaji kembali. Pasalnya, negara kita masih diselimuti kewaspadaan oleh andemik virus mematikan.

Arifin menyarankan kepada Pemerintah daerah (Pemda) Parimo untuk bisa menunda pelaksanaan Pemilihan Kepala desa (Pilkades) serentak tahun 2020 ini, demi untuk menjaga keselamatan warga itu sendiri dari ancaman virus Corona.

“Semoga Pemerintah daerah bisa melakukan penundaan pelaksanaan Pilkades serentak di Bulan April mendatang demi keselamatan warga. Pasalnya, virus mematikan itu bisa hadir disaat ada kerumunan warga. Maksudnya, lebih baik mencegah dari pada terjadi dikemudian hari” harap politisi Gerindra ini.

Permohonan penundaan pemilihan Kades serentak dalam waktu dekat ini kata Arifin bukan berarti penyelenggaraannya dihentikan. Hal tersebut dimaksudkan agar kita selalu waspada dengan wabah virus mematikan itu.

Bahkan kata Arifin, Gubernur Sulawesi Tengah Drs H Longki Djanggola MSi terus berpesan kepada masyarakat Sulteng untuk tetap menjaga hidup sehat untuk mencegah penularan virus Corona.

Kata Longki melalui press com beberapa media, belajar dari pemerintah china yang terbilang begitu cepat mengatasi wabah pandemic virus corona itu salah satunya adalah dikarenakan Para wartawan medianya yang ikut berusaha melawan virus corona dengan memberitakan informasi dan hal-hal positif terkait virus corona.

Sehingga dengan demikian, para masyarakatnya secara tidak langsung juga ikut melakukan hal-hal positif mulai dari kehidupannya sehari-hari dalam upaya memberantas dan melawan penyebaran virus dimaksud.

Longki berharap para wartawan media yang ada di Sulawesi Tengah juga setidaknya dapat melakukan hal yang sama untuk turut secara bersama-sama melakukan pencegahan terjangkitnya pandemic virus ditakuti dunia ini, kata Arifin mengutip tulisan salah satu media on line kemarin.

Politisi Gerindra ini menambahkan, kiranya pemerintah daerah Parigi Moutong dapat mengkaji ulang jadwal pelaksanaan Pilkades serentak tanggal 21 April mendatang, mengingat penyebaran virus Corona sudah terjadi di 152 negara termasuk Indonesia dengan tidak merubah tahapan yang sudah dilaksanakan oleh P2KD.

“Di Indonesia presentase jumlah kematian sekitar 8,37% melampaui Cina, Italia hingga Negara Iran. Hal ini saya berinisiatif agar Pilkades serentak yang akan dilaksanakan tanggal 21 April 2020 ditunda oleh Pemerintah Parimo” tutup Arifin yang Low profail ini.

Reporter : Sumardin (Pde)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here