Menolak di Isolasi, TNI/Polri Jemput Paksa Warga Terduga Covid-19

0
958

BANGGAI | matarakyatindo.com – Tim Gabungan Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Banggai Melaksanakan penjemputan paksa terhadap pasien berinisial (JN), warga Kelurahan Bungin Kecamatan Luwuk, Kabupaten Banggai yang menolak untuk dilakukan isolasi oleh Tim Gugus Tugas Kabupaten Banggai, yang di duga terpapar virus Covid-19, berdasarkan dari hasil rapied test.

Dari keterangan pihak Tim Gugus Tugas Covid-19, pasien semula tidak mau untuk dilkukan isolasi di tempat yang telah di tentukan. Namun, setelah di laksanakan penjemputan paksa oleh tim Kesehatan Puskesmas Kampung Baru dengan menggunakan ambulan, JN kemudian di bawa ke RSUD guna melakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Tidak hanya satu kali, namun penjemputan ini dilaksanakan dua kali setelah pasien yang sudah dilakukan isolasi kembali pulang dan menolak dengan alasan tempatnya kurang memadai.

Dandim 1308/LB, Letkol Inf. Fanny Pantouw mengatakan, “Penjemputan ini dilakukan agar pasien yang diduga Covid-19 dapat diisolasi di tempat yang telah di tentukan oleh Tim Gabungan Gugus Covid-19. Karena orangnya menolak untuk dilakukan isolasi kita jemput paksa. Kalau tidak kita jemput paksa dikhawatirkan pasien tersebut benar-benar positif kan justru malah kasihan bagi dirinya dan juga warga yang lain,”ungkap Dandim.

Sehubungan dengan aturan yang telah diberlakukan oleh Tim Gugus Tugas Penanganan dan Pencegahan Covid-19 Kabupaten Banggai, Dandim 1308/LB menghimbau kepada masyarakat diharapkan untuk dapat melaksanakan ketentuan/aturan yang telah diberlakukan oleh Gugus Tugas guna mencegah terjadinya penyebaran virus corona.

Bahkan dalam upaya memutus mata rantai penyebaran virus Corana ini, Tim Gugus Tugas Covid-19 dari TNI/Polri, melalui Dandim 1308/LB bersama Kapolres sepakat akan bertindak tegas terhadap masyarakat yang tidak mau melaksanakan prosedur dan protokol kesehatan karena untuk kepentingan bersama.

Reporter : Ramli

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here