Menuju Tolitoli Yang Mandiri, Sejahtera dan Berkepribadian, Ini Program Pendidikan Amanah Besar

0
31

TOLITOLI – matarakyatindo.com Bakal Calon Bupati Tolitoli Amran H.Yahya mengatakan, sampai saat ini dirinya dan Bacawabup Moh.Besar Bantilan bersama tim, sudah masuk tahap finalisasi untuk merampungkan visi misi Amanah Besar untuk Tolitoli 2021-2026.

“Kita targetkan bisa selesai tepat tanggal 17 agustus nanti dek,” kata Amran H.Yahya saat ditemui wartawan media ini di kota Palu baru-baru ini.

Sebagai bocoran, kata Amran, untuk visi pendidikan Amanah Besar, nantinya akan sinergi dengan visi pendidikan nasional, baik pusat maupun daerah.

“Karenanya kedepan, kita akan dukung sepenuhnya Program Nasional Revolusi Karakter Bangsa dengan mengedepankan aspek kepribadian lokal,” tegas Amran.

Menurutnya, penataan kembali kurikulum pendidikan nasional harus terus didukung, dengan mengedepankan aspek pendidikan kewarganegaraan, nilai- nilai patriotisme, semangat bela negara.

“Pendikan dasar budi pekerti, akan kita canangkan sebagai program wajib untuk pemantapan karakter dan kepribadian lokal, ” tukasnya.

Soal lain yang menjadi fokus perhatian, kata Amran, soal budaya dan bahasa daerah yang harus masuk dalam kurikulum pendidikan muatan lokal. “Anak-anak kita, harus terus di didik untuk cinta terhadap budaya dan bahasa daerah, itu akan jadi perhatian,” ujar Amran.

Seiring dengan itu,Amran mempertegas komitmennya terkait kualitas dan tingkat kesejahteraan guru. “Kualitas dan tingkat kesejahteraan guru harus jadi fokus perhatian,” tegasnya.

Karena itu kedepan, Pemerintah Daerah harus dapat memberikan jaminan hidup yang memadai bagi para guru, terutama yang bertugas di daerah terpencil dengan memberikan tambahan tunjangan fungsional yang lebih memadai, pemberian asuransi yang menjamin keselamatan kerja, dukungan fasilitas yang memadai dalam rangka pengembangan keilmuwan serta promosi kepangkatan dan karier.

“Kebijakan pemerataan fasilitas pendidikan diseluruh wilayah kecamatan dan desa harus terus dilakukan, terutama dikawasan atau wilayah yang teridentifikasi masih sangat rendah tingkat pelayanan pendidikannya,” nilainya.

Menurut Amran H.Yahya, sejak dirinya menjabat sebagai Wakil Bupati dan Anggota DPRD, dirinya cukup tahu soal masalah pendidikan di tolitoli, makanya
dalam soal rekruitmen dan distribusi guru, kedepan akan dilakukan secara adil dan merata dengan tetap memperhatikan kualitasnya.

Hal nyata yang akan dilakukan untuk kepentingan dunia pendidikan di tolitoli, dengan mencanangkan Gerakan Gotong Royong, agar tidak boleh. ada lagi warga masyarakat usia sekolah yang tidak sekolah karena alasan biaya.

Untuk warga pra sejahtera (miskin-red) akan diberikan akses dan kemudahan untuk dapatkan jaminan pendidikan tinggi.

“Kita akan membuka akses dan kemudahan bagi masyarakat miskin untuk dapatkan jaminan lanjutan pendidikan tinggi, karenanya akan didorong kemitraan dengan sejumlah Perguruan Tinggi,” tandasnya.***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here