Minim Bantuan Pemda Untuk Ikut Festival di Gorontalo, Musisi Parimo Lakukan Ini

0
297

Parimo, mayarakyatindo.com Tidak memiliki biaya untuk ikut tampil di kegiatan Festival Pesona Danau Limboto di Provinsi Gorontalo, gabungan para musisi Kota Parigi, Kabupaten Parigi Moutong akan turun ke jalan untuk mendapatkan bantuan dana dari relawan dan dermawan dengan cara mengamen dan menggelar Bazar Musik.

Receh demi receh yang nantinya akan mereka kumpulkan, tidak lain untuk memenuhi kebutuhan mereka demi membawa nama baik Kabupaten Parigi Moutong pada kegiatan yang akan dilaksanakan pada 22-26 September mendatang di Provinsi Gorontalo.

“Jika tidak ada kendala, pada hari Selasa sore tanggal 17 pekan depan, kami para musisi akan turun ngamen di jalanan”, kata Arki Anggara, selaku Koordinator kegiatan “Ngamen Donasi Untuk Musisi”.

Arki menjelaskan, kegiatan ngamen di jalan ini demi mengais dana akibat tidak memiliki pilihan lain karena tidak mempunyai wadah serta bantuan dan porsi anggaran dari Pemerintah Daerah.

“Besarnya hasrat dan harapan para musisi Kota Parigi untuk bisa tampil di festival pesona danau limboto, karena tidak ada yang membawa nama Parigi Moutong di event tersebut. Tujuan kami untuk tampil nanti demi membawa nama Parigi Moutong, dan ini awal kami berorientasi mengasah skill serta memantapkan mental”, jelasnya. Jumat, (13/9/19).

Arki juga mengungkapkan bahwa dalam perjalanan beberapa tahun belakangan, sudah tidak ada lagi kabar bahkan prestasi di bidang musik modern di Kabupaten Parigi Moutong, sehingga tidak menutup kemungkinan Kabupaten Parigi Moutong bisa kehilangan generasi di bidang musik modern.

“Dasar pemikiran itu sehingga kami menyimpulkan untuk menyiapkan diri tampil membawa nama Parigi Moutong pada festival di Gorontalo nanti. Dan yang paling bikin kami tertarik, festival di Gorontalo itu berskala nasional, sehingga lewat moment itu kita bisa menampilkan bakat musisi asal Kota Parigi, sekaligus menyampaikan ke publik kalau kabupaten yang berusia 17 tahun ini masih menyimpan generasi berpotensial di bidang musik modern”, ucapnya.

Arki Anggara (Foto : Ist)

Menurutnya, yang paling membanggakan adalah kemampuan para musisi di Parigi Moutong yang sanggup memenuhi persyaratan oleh pihak panitia Festival Pesona Danau Limboto yang mewajibkan untuk membawa satu lagu ciptaan sendiri dan satu lagu pilihan yang dicover sesuai genre yang ditawari panitia kegiatan.

“Dan Alhamdulillah dua band yang sudah mendaftar ikut festival itu berhasil menciptakan dan mencover lagu-lagu yang nanti akan ditampilkan. Itu sebuah kelebihan serta bakat yang patut di apresiasi. Grup band Lintang Project dan Twentyfour inilah yang akan membawa nama kab. Parigi Moutong nanti, tuturnya.

Dalam persiapannya, dua grup band ini juga sudah mematangkan konsepnya sejak dua pekan terakhir dan menyatakan siap tampil di panggung Festival Pesona Danau Limboto, Provinsi Gorontalo.

“Keterbatasan anggaran yang masih jadi kendala kami saat ini. Itu sebabnya mengapa kami berinisiatif menggalang dana lewat kegiatan ngamen di jalanan serta menggelar bazar musik. Mudah-mudahan kegiatan ngamen dan bazar ini nantinya tidak menuai kendala, dan dana biaa terkumpul”, harapnya.

Ngamen di jalanan demi Donasi untuk Musisi ini rencananya akan dilakukan di beberapa titik yang di nilai ramai dan padat, yaitu di samping SPBU Kampal, jalan Trans Sulawesi, dan Lampu Merah. Sedangkan untuk acara bazar donasi akan dilaksanakan di Warung Kopi Paste Kelurahan Kampal, Kota Parigi pada Rabu,(18/9) malam.

“Dengan kegiatan ngamen di jalanan dan bazar nanti, semoga bisa mengumpulkan dana dan bisa digunakan untuk memberangkatkan kami untuk tampil dan manggung di Provinsi Gorontalo”, tutupnya.

Reporter : Deni Renaldi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here