Modus Minta Bantuan, Nama Kadis Pendidikan ‘Dicatut’ Orang Tidak Dikenal

0
385

Foto : Kadis Pendidikan & Kebudayaan Adrudin Nur SPd MSi

PARIMO | matarakyatindo.com – Kasus pencatutan nama Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Kabupaten Parigi Moutong belum lama ini, khususnya Kepala Dinas Pendidikan & Kebudayaan dengan modus permintaan bantuan kepihak Sekolah nampaknya semakin meresahkan.

Berdasarkan informasi diterima redaksi media ini, untuk kasus catut nama pejabat memang sering dilakukan orang tak dikenal. Tapi itupun hanya dilakukan di satu titik saja. Sedangkan pencatutan nama Adrudin Nur selaku Kadis Pendidikan & Kebudayaan Parimo telah terjadi di beberapa Sekolah SD / SMP dengan modus untuk permintaan bantuan dana terkait kegiatan HPS dan HIN tahun 2020.

Beruntung pihak Kepala Sekolah yang mendapat SMS atau menerima telpon langsung dari oknum pencatut nama pejabat itu, kurang meyakininya karena ‘logat’ bicaranya bukanlah suara Kadis Pendidikan.

“Saat kami menerima SMS dan telpon langsung seseorang yang mengaku Kadis Pendidikan & Kebudayaan Parimo terkait permintaan bantuan, kami tidak percaya. Soalnya suara penelpon itu tidak sama dengan suara Kadis Kami” ujar salah seorang Kepsek diwilayah Utara yang enggan ditulis namanya.

Jika demikian, lantas apa tindakan Kadis Pendidikan & Kebudayaan kepada para Kepala Sekolah ? Menurut Adrudin, pihaknya langsung membuat klarifikasi dengan mengirim surat kepihak UPTD ditingkat Kecamatan untuk dilanjutkan kepihak Kepala Sekolah terkait pencatutan namanya.

Kadisdik Adrudin Nur MSi meminta kepada pihak Sekolah untuk selalu berhati-hati jika telah menerima SMS atau telpon dari seseorang yang mengatasnamakan Dinas soal permintaan dana.

“Dinas Pendidikan & Kebudayaan tidak pernah meminta bantuan kepihak Sekolah. Bila ada yang mencatut nama saya ataupun Sekertaris dan jajaran Kepala Bidang lainnya diminta untuk melakukan pengecekan atau menelpon langsung kenomor saya” ujar Kadisdik.

Sementara, pihak Polres Parimo hari ini telah mengirim himbauan melalui media sosial terkait maraknya fenomena penipuan yang ditujukan Kepada aparatur Pemerintahan (Kabupaten/Kecamatan/Desa se-Kabupaten Parimo), Tokoh Masyarakat (Agama/Adat/Pemuda/Wanita), Rekan2 Pers/LSM/lembaga lainnya serta seluruh lapisan masyarakat di Parimo.

Perihal: PEMBERITAHUAN / HIMBAUAN

Mencermati fenomena maraknya Penipuan terhadap warga Parimo via Telp/Wa berkedok “mengaku pejabat Polres Parimo/Pejabat Polri lainnya” dengan dalih :
1. Memuluskan penanganan perkara yg sedang ditangani Polri.
2. Meminta-minta sumbangan/iuran dgn cara-cara pemerasan.
3. Atau dalih apapun dengan meminta sejumlah uang/barang.

Kami tegaskan bahwa hal itu adalah Bohong / HOAX. Polri tidak membenarkan perilaku-perilaku illegal seperti itu. Perbuatan sebagaimana dimaksud diatas adalah “Kejahatan”.

Agar kita semua mempedomaninya dan Mari kita cerdas dalam menyikapi perkembangan jaman / teknologi.

Demikian Untuk Maklum

KaPolres Parimo
🙏🙏🙏

Reporter : Pde Husain

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here