Obyek Sengketa Lahan PAUD Pemdes Malalan VS Abd Rauf Ulu Temui Titik Terang

0
332

PARIMO | matarakyatindo.com – Lokasi Lahan pembangunan Paud Desa Malalan Kecamatan Mepanga Pasca dihearing bersama komisi I DPRD kabupaten Parigi Moutong belum lama ini sudah mulai ada titik terangnya.

Pasalnya, obyek yang disengketakan antara Pemdes Malalan Kecamatan Mepanga – Parimo dengan yang mengatasnamakan ahli waris, (Abd Rauf ulu) masih berkelanjutan.

Berdasarkan pengakuan Arsin B, Selaku kades Malalan menyatakan bahwa mereka yang mengatasnamakan ahli waris, tak memiliki keabsahan surat lahan tersebut. Bahkan disinyalir surat yang di buat oleh Abd Rauf ulu diduga kuat penuh rekayasa dan palsu, kata kades.

Dari uraian sengketa tersebut, Arsin merilis terkait hasil hearing di DPRD Parimo memang ada kesepakatan antara Pemdes Malalan, Pihak Kecamatan Mepanga dan Abd Rauf ulu sebagai penggugat untuk melakukan mediasi kembali secara kekeluargaan.

Namun setelah kembali keesokan harinya ternyata pemilik yang sah adalah Arsad lanoho yang datang menemui kami selaku pemerintah desa karena yang bersangkutan telah mendengar soal lahan mereka di gugat oleh yang mengatasnamakan ahli waris, terangnya.

Pemilik lahan yang sebenarnya ini bernama Arsat lanoho kata Kades Malalan justru kaget dengan mengatasnamakan tanahnya oleh orang lain. Sementara dokumen penting keabsahan tanah tersebut berada ditangan pemilik yang sebenarnya, tambah Kades.

 

Sementara, Arsad Lanoho bersitegas telah memiliki buktik surat keterangan kontrak lahan untuk gedung Alhairaat, yang di buat pejabat kepala seksi pengamanan kantor Sosial Kabupaten Donggala, Intje Rased H Moeda, pada 2 Desember 1986.

“Saya membeli lahan dari Munir pada 11 Maret tahun 1975″ujar Arsad.

Diketahui bangunan Paud yang kini berdiri diatas lahan tersebut, yang Di Danai dari Dana Desa (DD) Tahun 2019 lalu, sempat di segel dan di rusak oleh keluarga Abd Rauf ulu, dan bangunan tersebut sempat tersendat pembangunannya, hingga berita ini diterbitkan nampak proyek pembangunan gedung paud masih dalam proses pekerjaan.

Reporter : Deni Renaldi / Editor : Pde

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here