Oknum Kades Lambori Kecamatan Palasa Diduga Menyalahgunakan RAB TA – 2021

0
324

PARIMO | matarakyatindo.com – Reaksi warga desa Lambori Kecamatan Palasa Kabupaten Parigi Moutong ketika melihat susunan Rencana Anggaran Belanja (RAB) tahun anggaran 2021 oleh Kadesnya inisial RL merasa ‘kaget’.

Pasalnya, dari asumsi penyediaan mata anggaran desa yang berasal dari DD tahun 2021 untuk belanja perlengkapan alat rumah tangga dan bahan kebersihan sangat tidak sesuai dengan harga yang sebenarnya.

Kepada media ini, salah seorang tokoh masyarakat desa Lambori yang tak ingin memberikan identitasnya telah membenarkan terjadinya ‘mark up’ atas pembelanjaan penyediaan mata anggaran desa.

Khususnya harga masker 20 DOS seharga Rp 1 juta, Hansantizer 1020 botol senilai Rp 51 juta, Thermogan 1 unit seharga Rp 500 Ribu, Ember 500 buah seharga Rp 25 juta, Sabun cair 500 buah bernilai Rp 10 juta serta Disinfektan 8 Kg bernilai Rp 1 juta 360 ribu dan ini sangat tidak relefan dengan harga sebenarnya, lapor seorang tokoh masyarakat ini.

Hal inilah yang menjadi buah ‘bibir’ oleh warga desa Lambori beberapa hari belakangan ini oleh karena terjadinya dugaan ‘penyelewengan’ anggaran Covid-19 yang dilakukan oknum Kades tersebut.

Atas dugaan ‘permainan’ mata anggaran covid-19 itulah membuat Ketua BPD Lambori Kecamatan Palasa, Darwin angkat suara.

Ketua BPD Lambori membenarkan telah terjadi pembelian perlengkapan alat rumah tangga dan bahan kebersihan yang tidak sesuai dengan harga sebenarnya di pasaran.

“Saya ibaratkan dalam permainan sepak bola yang kurang cantik. Artinya fakta atau logika tidak masuk dalam pemikiran kami, karena mata anggaran yang disusun itu sangat tidak relefan dengan harga toko sebenarnya” jelasnya.

Akibat kurang cantiknya permainan ini, maka jelas warga yang telah mengetahui terjadi ‘pembengkakan’ harga tersebut akan melakukan protes. Dan ini sebuah kekeliruan besar sehingga pihaknya bersama warga berencana akan melaporkan kepihak DPRD, Inspektorat dan Kejaksaan Negeri dalam waktu dekat ini, terangnya.

Kepala desa Lambori saat dihubungi wartawan media ini untuk dilakukan konfirmasi ke nomor 0853424242xx miliknya tidak nyambung, dan hanya berbunyi ‘tekan satu untuk meninggalkan pesan suara’. (**)

Wartawan : TIM matarakyatindo.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here