Pakai Material Masjid, Jembatan Tanggap Darurat Bencana Terkatung-katung

0
113

PARIMOmatarakyatindo.com Pembangunan jembatan tanggap darurat bencana di Dusun I Desa Tuladenggi Sibatang, Kecamatan Taopa, Kabupaten Parigi Moutong (PARIMO), Sulawesi Tengah kian menimbukan polemik di masyarakat setempat.

Pasalnya Terhentinya pembangunan jembatan senilai Rp 520 juta itu, yang terjadi sejak sebulan lalu, bahkan bukan hanya menyisakan utang upah para pekerja proyek.

“Namun ternyata, CV Annindo Raya sebagai pelaksana kegiatan yang ditunjuk Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), juga meminjam material Mesjid di desa setempat.

Menurut Kepala Desa Tuladenggi Sibatang, “Thamrin Hasan, pihak pelaksana baru mengembalikan sebagian material berupa besi ke panitia pembanhunan Mesjid. Ujar Thamrin.

“Kata dia, Material Masjid juga belum selesai mereka (pihak pelaksana) kembalikan, “Thamrin saat dihubungi, Rabu, 21 September 2021. Selain itu, Thamrin juga memgatakan, hingga kini belum ada itikad baik dari pihak pelaksana untuk menyelesaikan upah para pekerja. Bebebrnya.

Lebih lanjutnya. Sehingga, CV Annindo Raya didesak segera menyelesaikan pembayaran, sebelum proses pembangunan dilanjutkan kembali.

“Dia menambahkan, Upah pekerja ini yang paling mendesak, sebab para pekerja sudah bekerja, dan mereka menuntut haknya, jika tidak juga diselesaikan takutnya nanti proses kelanjutan sisa pekerjaan akan bermasalah” ungkap dia.

Selain itu, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Parimo, Amiruddin mengatakan, pihaknya tidak mengetahui persoalan atas peminjaman material Mesjid yang dilakukan pihak pelaksana.

“Dirinya mengungkapkan, Intinya pekerjaan pembangunan jembatan itu harus dilaksanakan oleh pihak pelaksana. Soal peminjaman material mungkin ada kesepakatan, urainya, Senin, 26/9/ 2022.

Dirinya berharap, persoalan dalam pembangunan jembatan tanggap darurat bencana itu segera mendapatkan solusi. Sehingga, pelaksanaan pembangunannya dapat dilanjutkan kembali. Terangnya.

Menanggapi hal itu, pelaksana lapangan CV Annindo Raya, Imran membantah soal peminjaman material Masjid tersebut. Begitu pun soal pengerjaan jembatan tanggap darurat bencana, masih terus berlanjut dan tidak terhenti hinga saat ini.

“Imran pun meminta agar mengkonfirmasi pelaksanaan pembangunan jembatan tanggap darurat bencana tersebut ke Direktur CV Annindo Raya, yang disebut-sebutnya bernama Andri.

“Konfirmasi saja ke direkturnya, Andri. Yang bilang berhenti (pekerjaan) satu bulan itu siapa?,” lugasnya saat dihubungi, Minggu, 2/10/ 2022.

Direktur CV Annindo Raya, Andri saat dikonfirmasi via telpon, pada Senin, 3 September 2022, tidak dapat terhubung. Begitu pula, saat dikonfirmasi via Whatsapp, Andri terkesan enggan berkomentar dan menanggapi.

 

DENI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here