PAMSIMAS 2019 Di Desa Siney Tengah Tinombo Selatan Belum Ada Serahterima

0
140

PARIMO | Matarakyatindo.com – Program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (PAMSIMAS) Tahun 2019 yang dilaksanakan di Desa Siney Tengah Kecamatan Tinombo Selatan, Parimo, Sulteng sudah mencapai dua tahun, dan hingga tahun 2021 belum dilakukan serah terimakan.

Ketua Kelompok Keswadayaan Masyarakat (KKM) “uwe Jono” Laelan S. Ancana saat di Konfirmasi Media baru-baru ini mengatakan, bahwa Kegiatan Program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi berbasis Masyarakat Pamsimas, adalah merupakan Program unggulan Pemerintah Pusat yang Di Laksanakan Melalui Dinas Pekerjaan Umum (PU) Propinsi Sulteng saat ini sudah selesai di laksanakan.

 

Namun Kata Laelan, dari Anggaran 300 juta yang tersedia belum sepenuhnya mengkafer terpenuhinya kebutuhan Air Bersih bagi Masyarakat, karena masih ada beberapa KK Warga Siney Tengah, yang belum tersalurkan Air Bersih, karena masih kekurangan pipa air, untuk mengaliri, kebutuhan Air bersih.

Padahal sudah ada bantuan Dana Desa sebesar 50 juta sebagai Dana shering, tapi hingga Pekerjaan ini berakhir sampai batas waktu yang di tentukan sudah selesai, belum terlaksana.

Kepala Desa Siney Tengah Iswadi Idris,S.IP saat di temui Media di Kediamannya baru-baru ini mengatakan dirinya sebagai Kepala Desa yang baru saja di Lantik oleh Pemda Parimo.

Namun belum mengetahui pasti keberadaan Pekerjaan Pamsimas di tempat tugasnya saat ini, namun kata dia dirinya hanya menerima laporan dari Masyarakat.

Kalau Pekerjaan Pamsimas di Kerjakan mulai dari Tahun 2019 hingga sampai saat ini, belum di serah terimakan oleh pihak Dinas PU Propinsi Sulteng kepada pihak Pemerintah Desa untuk menjadi Aset Desa, tentu dipertanyakan.

Karena menurut panitia pengelolah, Anggarannya tidak cukup sehingga masih ada beberapa rumah warga yang belum teraliri air bersih, mengingat masih kekurangan pipa, sehingga warga meminta pihak Pemerintah Desa melanjutkan Pekerjaan itu dengan menggunakan Dana Desa.

Menurutnya, Sepanjang pihak Dinas belum menyerahkan hasil Pekerjaan tersebut, maka belum bisa menganggarkan penambahan pembelian pipa untuk memenuhi beberapa rumah warga yang belum dialiri air bersih melalui Dana Desa (DD). Jangan sampai di anggap pelanggaran, karena hasil pekerjaan itu masih tanggung jawab pihak Dinas.

“Entah kenapa pihak Dinas PU Propinsi Sulteng belum menyerahkan hasil Pekerjaan itu ke pihak kami di Desa, pada hal sudah menghampiri dua tahun belum juga di serahkan ada apa sebenarnya” Tutupnya.

Wartawan : Sarifuddin

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here