Panwascam Tomini Edarkan Surat Himbauan Keseluruh Aparat Desa, Ada Apa.!?

0
984

Parimo, Tomini || matarakyatindo.com Pemilihan serentak yakni pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Tengah tinggal delapan bulan ke depan tepatnya pada tanggal 23 September 2020. Dalam menghadapi Pemilu tersebut, langkah strategis perlu dilakukan baik itu KPU maupun Bawaslu sebagai upaya untuk menjadikan Pemilu berjalan sesuai ketentuan hukum dan perundangan.

Terkait dengan hal tersebut, Panwascam Tomini yang terdiri dari Mizwar, SP Selaku ketua Panwascam Tomini sekaligus sebagai ketua Devisi SDM dan Organisasi, Fudal sebagai divisi HPPS (Hukum penindakan pelanggaran dan Sengketa)  dan Ruyan SE selaku divisi PHL (Pencegahan dan Hubungan Antar Lembaga) melakukan beberapa upaya preventif sejak awal dengan mengeluarkan surat himbauan kepada seluruh perangkat Desa dan ASN Se – Kecamatan Tomini, Senin (13/01/2020)

”Sebagai langkah awal dari kami, kami atas nama panitia pengawas pemilihan Kecamatan Tomini memberikan surat himbauan tanpa terkecuali untuk seluruh perangkat desa, baik itu kepala desa sendiri atau perangkat desa yang paling bawah yakni kepala dusun agar tetap bersikap netral dan menjaga kondusifitas untuk keberlangsungan Pemilihan Gubernur Sulawesi Tengah yang Luberjurdil (Langsung Umum Bebas Rahasia Jujur dan Adil) kedepan.” Ungkap Mizwar, SP, ketua Panwascam Tomini.

Surat himbauan tersebut setidaknya ada tiga point penting yakni pertama, sebagai langkah untuk mensosialisakan Undang Undang Nomor 10 Tahun 2016 Pasal 71 ayat (1) mengenai Netralitas Pejabat Negara, Pejabat Daerah, ASN, Anggota TNI/Polri dan kepala Desa maupun sebutan lainnya dilarang membuat keputusan yang dapat menguntungkan maupun merugikan pasangan calon.

Kedua, sebagai bentuk instruksi dan warning berupa ancaman pidana sesuai dengan UU Nomor 10 Tahun 2016 Pasal 71 ayat (1)  yang mau melibatkan diri dan atau dilibatkan dalam aktifitas politik praktis dan ancaman sesuai perundang-undangan yang berlaku.

Ketiga, dengan adanya surat himbauan tersebut, dapat dijadikan integritas diri serta citra diri untuk terselenggaranya pemilu yang lebih kondusif.

Harapan dari pihak komisioner Panwascam terhadap pendistribusian surat himbauan tersebut yakni adanya eduksi politik yang bagus, dan jika dikemudian hari ditemukan pelanggaran pemilu atau pengaduan maka Panwascam akan bertindak tegas.

”Surat himbauan yang di distribusikan adalah sebagai itikad baik dari kami sebagai penyelenggara pemilu, dan jika kami menemukan pelanggaran Pemilu pasca ini, maka kami akan melakukan tindakan tegas berupa eksekusi tanpa pandang bulu dari unsur unsur yang dilarang terlibat politik praktis oleh undang undang, selanjutnya kami tidak segan segan memberikan sanksi hukum berupa pidana”. Ancam Ketua Panwascam Tomini.

Dengan adanya tindakan tegas seperti ini, kiranya dapat menjadi warning bagi semua unsur yang dilarang terlibat dalam politik praktis.

Diharapkan juga kepada seluruh masyarakat se-Kecamatan Tomini agar berpartisipasi dalam mengawasi tindakan yang memang tidak sesuai dengan peraturan perundang undangan agar tidak terjadi konflik di internal masyarakat sebagai pendukung demi tegaknya pemilu yang berjalan sesui aturan perudangan dengan partisipasi dari rakyat atau masyarakat.

Reporter : Yunus

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here