Partai Demokrat Gelar Rapimnas, Nasdem & PKS Diprediksi Berkoalisi Capres 2024

0
119

JAKARTAmatarakyatindo.com Partai Demokrat akan membahas mengenai rencana koalisi Partai Politik (PARPOL) yang sedang dijajaki oleh Partai Demokrat bersama tiga ribuan lebih pimpinan Partai Demokrat dan para wakil rakyat dari Partai Demokrat dari seluruh pelosok Indonesia.

Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Partai Demokrat tahun 2022. Rapimnas Partai Demokrat ini akan dilaksanakan pada hari Kamis hingga Jum’at, 15-16 September 2022 di Jakarta Convention Center (JCC) Jakarta.

Ketua Umum AHY beserta jajaran petinggi partai lainnya. akan mendengarkan masukan-masukan dan mendalami aspirasi yang akan disampaikan kepada tiga ribuan lebih para pimpinan Partai Demokrat dari seluruh Indonesia.

Para pimpinan Partai Demokrat dari seluruh Indonesia selama ini telah bertemu dan menyerap aspirasi langsung rakyat dari 34 provinsi, 514 kabupaten/kotamadya, dan 83 ribu desa dan kelurahan.

 

Masukan-masukan ini tentunya sangat berharga dan diperlukan oleh Partai Demokrat dalam menentukan langkah ke depannya menuju Pilpres dan Pileg 2024.

“Herzaky Mahendra Putra. Kepala Badan Komunikasi Strategis (BAKOMSTRA) DPP/Koordinator Juru Bicara DPP Partai Demokrat menjelaskan. Pada Rabu 14/9/2022. Situasi rakyat kita selama ini sedang kesulitan.  “Beban hidup mereka terus bertambah. Apalagi dengan kenaikan harga BBM.

Demokrat yang selama ini terus konsisten membantu rakyat yang sedang kesulitan dan memperjuangkan harapan rakyat, akan terus bersama rakyat memperjuangkan perubahan dan perbaikan. Ungkapnya.

Kata Herzaky. Ketum AHY dalam berbagai kesempatan mengingatkan para kader Partai Demokrat, perjuangan Demokrat akan perubahan dan perbaikan nasib bangsa dan negara ini, nasib rakyat Indonesia, hanya akan terwujud jika Demokrat masuk dalam pemerintahan.

Dia juga menambahkan, Apalagi bisa memimpin negeri ini di tahun 2024 dan tentunya ke depannya. Karena itulah, Demokrat dalam menjalin koalisi dan menentukan calon presiden dan calon wakil presiden, harus mempertimbangkannya secara mendalam dan komprehensif.

Dikatakannya, Berbicara mengenai Pilpres 2024, berarti berbicara mengenai nasib bangsa dan negara ini minimal lima tahun ke depan. Berbicara mengenai nasib 270 juta rakyat Indonesia ini harus di pertimbangkan bersama petinggi partai. Jelas Herzaky.

Dengan adanya ambang batas presiden sebesar 20 persen, sedangkan Demokrat saat ini baru memiliki 9.36 persen kursi parlemen, sehingga membuat Demokrat harus berkoalisi dengan parpol-parpol parlemen lainnya.

Dia menambahkan apakah dalam rapimnas ini akan ada keinginan untuk berkoalisi dengan parpol mana saja, termasuk dengan Nasdem dan PKS yang selama ini sering disebut-sebut, sangat mungkin untuk dibahas dan direkomendasikan seperti apa jalan yang akan ditempuh oleh Partai Demokrat. Tambah Harzaky.

Lalu, apakah akan ada nama capres dan cawapres yang mengerucut untuk diusung Partai Demokrat, tergantung dari masukan-masukan dan rekomendasi dari para pimpinan Partai Demokrat pada peserta rapimnas.

Suara dan harapan konstituen Partai Demokrat dari seluruh pelosok Indonesia tentunya bakal menjadi salah satu pertimbangan utama dalam menentukan calon presiden dan calon wakil presiden yang akan diusung oleh Partai Demokrat.

Semua ini tentunya dilakukan Demokrat untuk terus bersama rakyat memperjuangkan perubahan dan perbaikan bagi bangsa dan negara ini. Lugasnya.

 

Sumber BAKOMSTRA DPP Partai Demokrat

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here