Partai Hanura di Parimo ‘Cermin’ Bangkitnya Politisi Berhati Nurani, Asal Jangan PAC Dijadikan Komoditi Politik

0
145

Musyawarah Cabang Partai Hanura Ke – III 

Wartawan : Sumardin Husain (PDE)

PARIMO | matarakyatindo.com – Partai Hanura di Sulawesi Tengah hampir selesai melaksanakan Musyawarah Cabang (Muscab) tingkat Dewan Pimpinan Cabang (DPC) dari 13 Kabupaten/Kota. Khusus untuk wilayah Parigi Moutong, pelaksanaan Muscab ke – III tercatat urutan 12, berlangsung di Aula Hotel Oktaria Parigi.

Ada tiga orang pengurus DPD Partai Hanura menghadiri acara pembukaan Muscab ke – III tahun 2020 tanpa dihadiri oleh Ketua Umumnya. Namun diwakili oleh bendahara Partai atas nama Safia Basir SIP MAP.

Wakil Ketua DPC Partai Hanura Parimo, Arif Alkatiri melaporkan, kegiatan Musyawarah Cabang ke – III saat ini bertepatan dengan pandemi covid-19. Namun hal ini tetap dilaksanakan sesuai ketentuan AD/ART yang ada sehingga ketentuan hari pelaksanaannya terjadwal Sabtu (15/8/2020) yang terlaksana sesuai protokol kesehatan.

“Seluruh pengurus Partai Hanura di tingkat Kecamatan yang memiliki hak suara menentukan siapa calon Ketua yang akan dipilih sudah hadir di forum Muscab saat ini” lapor Arif sebelum muscab dibuka secara resmi.

Pantauan matarakyatindo.com di Muscab Partai Hanura Ke – III tingkat Kabupaten Parimo, tercatat dihadiri perwakilan Pemda Parimo Mahmud M. Tandju SH MH, Ketua DPC PAN Parimo, Ketua DPC PDI Perjuangan Parimo Sugeng Salilama, perwakilan pengurus DPC PBB Parimo serta Iwan Muchtar Sekertaris DPD Golkar Parimo.

Safia Basir SIP MAP mewakili Ketua DPD Hanura Sulawesi Tengah dalam sesi pembukaan Muscab ke – III, Sabtu (15/8/2020) pagi tadi mengatakan permohonan maaf atas ketidak hadirannya Ketua umumnya di Muscab saat ini oleh karena ada hal tertentu yang segera diselesaikan.

Ketua DPD Hanura hanya menitip pesan kepada seluruh pengurus tingkat cabang, tingkat Kecamatan maupun tingkat ranting untuk selalu solit menjaga marwah partai sebagai penguatan kelembagaan ini dengan saling merangkul serta mengedepankan hati nurani.

Apa lagi kata politisi handal ini, bahwa Kabupaten Parimo merupakan Cermin’ Bangkitnya Politisi Berhati Nurani, yang melaksanakan Musyawarah Cabang pada urutan ke – 12 dari 13 Kabupaten/Kota se-Sulawesi Tengah.

“Pengurus PAC sebaiknya tidak dijadikan komoditi politik…! tolong sayangi kita punya ketua PAC. Karena mereka adalah orang yang punya inisiatif sebagai penerobos ditingkat akar demi meraih suara terbanyak” kata Anggota DPRD ini.

Kedepannya, Partai Hati Nurani Rakyat ini terus menjaga marwahnya untuk selalu berada pada lajur kebenaran dengan meningkatkan ukhuwa kebersamaan melalui hati nurani masing-masing pengurusnya.

Bahkan untuk pelaksanaan Muscab ke – III kali ini berdasarkan penyampaian pimpinan Parpol tingkat pusat dan daerah telah merubah tata cara sebagai bentuk kecintaan Partai dengan dilakukan penandatanganan MoU.

“Saya berharap kader Partai Hanura bisa menjadi seorang pemimpin yang punya hati nurani dan bebas dari Korupsi, Kolusi dan Nepotisme. Untuk itulah muscab di seluruh DPC Partai Hanura se-Sulteng untuk dilaksanakan secara terhormat, bermartabat dan tidak ada yang namanya transaksional,” kata Safia Basir dengan lugas.

Politisi perempuan handal ini menambahkan bahwa dengan lahirnya pemimpin yang benar-benar amanah maka akan didukung dan semakin dicintai oleh masyarakat. Siapa saja yang terpilih harus didukung sepenuhnya tanpa harus melupakan warna khas partai Hanura, pungkasnya. (**)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here