Pasca di Grebek, Distributor Kosmetik Ilegal Jalan Towua Ditutup Rapat

0
70

PALU | matarakyatindo.com – Distributor kosmetik ilegal yang dijual bebas di media sosialsosial (medsos) atau online, di Jalan Towua I, Kelurahan Tatura Selatan, Kota Palu, kondisi kantornya tertutup rapat, Minggu, 2 Februari 2020.

Meskipun demikian, penjualan kosmetik ilegal secara online ini diduga tidak memiliki label dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), terus beroperasi bergadang online di media sosial.

Berdasarkan pantauan sejumlah media,di lokasi distribusi kosmetik ilegal di
Towua Lorong Perjuangan Kota Palu itu nampak tertutup rapat bahkan pagar berwarna putih digembok, dan pintu kantor tertutup bertulisan Close, begitupun dengan beberapa jendela ikut ditutup rapat.

Karena, sejumlah media memastikan tidak ada aktivitas penjualan kosmetik ilegal terjadi hari itu . Tetapi, lebih dari 5 pasang sendal berada diteras kantor, sehingga diduga pemilik kosmetik ilegal ini masih berada didalam kantor tersebut.

Salah seorang narasumber mengaku warga Jalan Towua I kepada media ini, membenarkan kalau kantor distribusi kosmetik ilegal itu kondisinya terus tertutup beberapa hari ini. Karena, beberapa hari lalu diakuinya ada penggerebekan dilakukan pihak kepolisian.

“Semenjak digrebek lalu, ya, kondisi kantornya terus sepi pak (wartawan), tetapi ada kok orangnya didalam rumah,” ungkap narasumber enggan dikorankan namanya itu.

Dia mengatakan, beberapa orang berada didalam kantor kosmetik ilegal ini sering keluar juga, seperti membeli sayur dan makanan lainnya, bahkan sering menerima orang lain saat berkunjung disana.

“Ada kok orang didalam rumah itu, biasa sering nongol di jalan membeli sayuran dan lainnya. Mungkin, saat bapak (wartawan) kesana orangnya lagi tidur,” ungkapnya lagi.

Sementara itu, pemilik akun Imelda Wijaya yang mempromosikan dagangan kosmetik online di media sosial, dihubungi wartawan melalui nomor teleponnya, sedikit ketakutan ketika ditanya wartawan mengenai kantor kosmetik di Towua I ditutup rapat.

“Saya tidak tau soal kosmetik itu pak, karena yang punya nomor ini punya adalah kakak saya,” singkatnya sambil menutup telpon selulernya.

Terpisah, Kasubdit Indag (Industri dan Dagang) Polda Sulteng, Dirham, ketika dikonfirmasi wartawan via WhatsApp terkait kosmetik ilegal di Towua I ini dibenarkannya telah dilakukan pemeriksaan tetapi sifatnya bukan penggerebekan. Namun pihaknya belum bisa mempublikasikan perkara ini masih dalam tahap pemeriksaan.

“Ditunggu saja nanti kita akan hubungi kalau perkara ini sudah mulai diekspose,” singkatnya.

Reporter : BIM

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here