Pasca Tawuran Pelajar, Sekolah ‘Terbakar’, Kapolres Parimo Turun Padamkan Api

0
1780
Pasca Tawuran Pelajar, Sekolah 'Terbakar', Kapolres Parimo Turun Padamkan Api (Foto : Ist)

PARIMO – matarakyatindo.com – Gedung SMAN 1 Bolano ‘Terbakar’ pasca saling serang antar pelajar SMAN 1 Bolano dan siswa SMAN 1 Bolano Lambunu pada hari Minggu siang tadi sekira pukul 11.45 wita.

Terbakarnya Sekolah tersebut patut diduga ada rangkaiannya dengan aksi tawuran antar pelajar dari kedua Sekolah yang bertetangga itu diwilayah Utara Kabupaten Parigi Moutong.

Saksi mata di TKP menyimpulkan bahwa terbakarnya gedung SMAN 1 Bolano Kabupaten Parigi Moutong berawal munculnya asap tebal dilingkungan Sekolah tersebut sekira pukul 11.45 wita menyebabkan warga sekitar mulai kepanikan.

Beruntung aparat Kepolisian Resort Parigi Moutong yang di pimpin Kapolres AKBP Zulham Efendi Lubis SIk ketika hendak mengamankan wilayah tempat tawuran pelajar, terpaksa melakukan aksi pemadaman api yang saat itu sudah membakar hampir seluruh bangunan Sekolah dengan menggunakan ember milik warga.

Teriakan Kapolres Parimo nampak terdengar ‘keras’ sembari memberi instruksi ‘darurat’ kepada bawahannya untuk melakukan penyiraman api yang sudah merangsek hingga memotong atap bangunan Sekolah.

“Hati-hati jangan sampai kena sembaran api…! Terus siram apinya jangan sampai menjilat rumah warga sekitar” teriaknya hingga terdengar oleh masyarakat setempat pagi tadi” lapor warga kepada media ini.

Sementara, warga sekitar juga turut melibatkan diri membantu aparat Kepolisian dalam aksi spontan memadamkan api. Nampak terlihat para guru dan pelajar yang melihat kejadian tersebut langsung membantu memadamkan api pakai ember warga.

Menelisik kejadian awalnya hingga gedung Sekolah terbakar, diyakini oleh keributan antar siswa di wilayah Utara Kabupaten Parigi Moutong, Sabtu pagi (28/9/2019) tepatnya di Kecamatan Bolano antara pelajar SMAN 1 Bolano Lambunu dengan pelajar SMAN 1 Bolano terjadi saling serang.

Menurut Camat Bolano Kabupaten Parigi Moutong, sesuai hasil kunjungan di TKP pasca saling serang antar pelajar sekira pukul 10.00 wita pagi Sabtu (28/9/2019), saat kejadian penyerangan, Sekolah SMAN Bolano sedang melaksanakan kegiatan pembelajaran.

“Saat murid SMAN 1 Bolano sedang belajar, terjadi pelemparan kaca jendela di kelas XII IPA sehingga membuat gaduh Sekolah dan terjadi balasan dari siswa yang mendapat pelemparan awal” ujarnya.

Konon kabar diterima meja redaksi matarakyatindo.com, pasca tawuran antar pelajar yang bertetangga wilayah Kecamatan di Parimo itu, tepatnya Minggu (29/9/2019), ruang Kantor SMAN 1 Bolano terbakar.

Patut diduga, terbakarnya ruangan Kantor SMAN 1 Bolano masih ada kaitannya dengan aksi tawuran edisi Sabtu (28/9/2019) sebelumnya, dimana salah seorang siswa asal SMAN 1 Bolano Lambunu yang diduga sebagai ‘komplotan’ penyerang SMAN 1 Bolano, akhirnya menghembuskan nafasnya setelah dibawa ke Puskesmas Wanamukti – Bolano atas nama Vahril alias Ali (16)

Kapolsek Bolano Lambunu IPDA Ida Bagus Harta GW SH MSi saat dikonfirmasi melalui ponsel genggamannya Sabtu (28/9/2019) membenarkan ada aksi tawuran antar pelajar setelah menerima laporan warga setempat.

“Kami menerima laporan dari masyarakat soal aksi tawuran antara pelajar memang ada. Yang jadi korban saat itu di bawa ke Puskesmas dan meninggal dunia. Saat ini saya berada dikesiaman Rumah korban didesa Lambunu Utara Kecamatan Bolano Lambunu” ujarnya dari balik Ponsel kemarin.

Berikut video detik-detik pemadaman api oleh Kapolres Parigi Moutong bersama warga

 

Reporter : SUMARDIN | PA’DE

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here