Pasca Tiga Tahun Putus, Jembatan Desa Gurinda Nampaknya Belum ‘Jelas’ Kelanjutannya

0
77

PARIMO | matarakyatindo.com – Jembatan penghubung antar desa Gurinda, Mensung dan Ogobayas putus akibat di terjang banjir 2019 silam. Namun kini jembatan penghubung tersebut bak terlantar tanpa kejelasannya pasca di tinjau Dinas PUPR Kabupaten Parigi Moutong tahun 2019 silam.

Kepala desa Gurinda, Ruhdin saat di konfirmasi matarakyatindo.com Selasa (16/11/2021) menyatakan, jembatan putus ini sudah beberapa kali di usulkan melalui proposal yang dikirim ke DPRD Parigi Moutong maupun ke Dinas PU, ujarnya.

Namun, setelah menanti belum juga ada kejelasannya hingga tahun ke tiga. Dan ini menjadi pertanyaan bagi masyarakat sekitar, padahal jembatan tersebut bisa di anggarkan melalui dana desa (DD).

“Sudah lama kami anggarkan di desa dari alokasi DD, namum tidak bisa, sebab jabatan tersebut merupakan kewenangan daerah. Lagi dan lagi pemerintah daerah Parigi Moutong¬† seakan menutup mata” tegasnya.

Ruhdin sangat berharap adanya perbaikan jembatan sesegera mungkin. Pasalnya sudah tiga tahun warga yang melintas harus memutar arah.

“Jujur kami sebagai pemerintah desa selalu di pertanyakan warga atas kejelasannya kapan perbaikan jembatan penghubung” tuturnya.

Dikhawatirkan Ruhdin bahwa jembatan tersebut hanya sebatas pengukuran. Padahal kondisinya saat ini sangat memprihatinkan.

Apalagi di musim hujan saat ini ada bentangan akan terkikis air, sebab di sekitar jembatan ada pemukiman warga.

“Takutnya¬† bila ini terus di abaikan kasihan warga yang melintas harus putar arah yang lebih jauh lagi” paparnya.

Wartawan : Deni Renaldi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here