Pelaku Bom Ikan di Parimo Ditangkap Pol-Airud, Dua Pelaku Masih Dibawah Umur

0
393

PARIMO | matarakyatindo.com – Teka-teki siapa dalang pelaku bom ikan diwilayah hukum Polres Parimo akhirnya terjawab setelah tim Polis Air dan Udara (Pol-Airud) Polres Parimo yang dinahkodai Kasat Pol-Airud AKP Sunarto dan jajaranya berhasil menangkap tiga pelaku bom ikan (ilegal fishing).

Penangkapan ketiga pelaku bom ikan tersebut berada pada titik koordinat 22°30’954″ U – 120°58’164″ T diwilayah perairan Dusun Moain desa Palapi Kecamatan Taopa – Parimo tanggal 8 Pebruari 2020.

Kapolres Parimo AKBP Zulham Efendi Lubis SIK dalam keterangan pers Senin (17/2) di halaman Mako Polres Parimo membenarkan adanya penangkapan tiga pelaku bom ikan baru-baru ini bersama barang buktinya.

“Nanti proses penangkapan dan kejelasan lanjutnya akan disampaikan Kasat Pol-Airud, karena beliau lebih paham dengan hasil penangkapan dimaksud” kata Zulham.

Berdasarkan keterangan Kasat Pol-Airud Polres Parimo AKP Sunarto kepada sejumlah awak media menyatakan, penangkapan terhadap tiga orang pelaku bom ikan ini berawal dari laporan para nelayan disekitar pantai Moain yang merasa terganggu dengan kehadiran pelaku ilegal fishing.

Selanjutnya kata Sunarto, pihaknya langsung melakukan survey dilokasi untuk menjaga agar oknum pelaku bom ikan tidak merasa curiga dengan kehadiran perugas.

Dari situlah sambung Kasat Pol-Airud ini diturunkan sejumlah personil di TKP dengan melakukan penyamaran untuk menghindari hal-hal yang tidak di inginkan.

“Benar saja hanya dalam waktu singkat ketiga pelaku bom ikan yang berpura-pura memanah ikan dilaut tertangkap anggota kami bersama barang bukti, dan langsung digiring ke Mapolres Parimo” urainya.

Dalam pemeriksaan terhadap ketiga pelaku ilegal fishing, ternyata dua orang diantaranya belum memiliki KTP karena masih dibawah umur, yaitu inisial AD (14) dan inisial RK (12). Sedangkan satu tersangka lainnya inisial HD (33).

Sejumlah BB lanjut Sunarto masih diamankan di Polres seperti 1 set mesin katinting (15 PK), 1 buah kompresor, 1 buah rol selang, 1 pasang kaki katak/Fin, 2 buah kaca mata, 1 buah Accu, 1 rol kabel, 1 buah panah, 2 buah jaring, 3 botol besar berisi bom ikan, 1 botol sprite berisi bom ikan, 30 ikan lolosi dan satu buah perahu sampan.

Pasal yang dilanggar tentang perubahan atas UU No. 31 tahun 2004 tentang perikanan pasal (1) ayat (1) UU Darurat nomor 12 tahun 1951 tentang bahan peledak dan senjata api dan atau pasal 85 jo pasal 9 UU No. 45 tahun 2009, tutup Kasat Pol-Airud.

Reporter : Sumardin (Pde)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here