Pelaku Pembunuhan di Moutong, Ditangkap Tim Buser ‘Black Panther’ Polres Parimo

0
14856

Parimo – matarakyatindo.com Tersangka pelaku pembunuhan terhadap SJ alias Jate (42), warga Desa Lobu, Kecamatan Moutong Kabupaten Parigi Moutong yang mayatnya ditemukan beberapa hari lalu telah ditangkap polisi.

Pelaku berinisial SP alias Pamane yang tak lain adalah teman korban sendiri ditangkap tim Buru Sergap (Buser) Black Panther Polres Parigi Moutong di wilayah Dolo Kabupaten Sigi, Rabu (01/01/2020) siang sekitar pukul 13.00 WITA.

Kepolisian Resor (Kapolres) Parigi Moutong AKBP Zulham Effendi Lubis, SIK  dalam keterangan persnya pada Rabu (01/01/2020) mengatakan, sebelum menetapkan tersangka, kepolisian dalam hal ini tim Buser Black Panther Polres Parimo telah mengamankan dan mengintrogasi beberapa orang saksi yang berada di TKP Rumah Korban.

“Kami telah memeriksa beberapa orang saksi, dari keterangan para saksi tersebut pihaknya menetapkan satu orang yakni SP alias Pamane sebagai tersangka,” ujar Zulham.

Selain mengamankan tersangka, polisi juga berhasil mengamankan sejumlah barang bukti diantaranya sebilah parang dan pakaian korban.

Kapolres menjelaskan kronologi kejadian pembunuhan bermula saat terjadi keributan.

“Pada hari Jumat, sekitar jam 21.00 WITA, Saksi AZ, (38) warga Desa Lobu mendatangi pelaku untuk membawakan makanan di Desa Moutong Tengah Kecamatan Moutong. Sekitar jam 21.30, Saksi AS datang ke rumah pelaku dan tidak lama kemudian pelaku langsung keluar menggunakan motor milik AZ” Ujar Kapolres.

Lebih lanjut, Sekitar jam 22.20 wita pelaku kembali ke rumahnya dan langsung masuk ke dalam rumah menuju ke ruang tengah sedangkan AZ dan AS sedang duduk duduk di ruang tamu, selanjutnya pukul 23.00 wita korban datang dan mengetuk pintu rumah pelaku. Saat mendengar ada yang mengetuk pelaku menyuruh AS untuk membuka pintu rumah.

“Sehabis membuka pintu rumah, AS kembali duduk di ruang tamu dan korban masih berada di depan pintu masuk dan saat pelaku melihat korban di depan pintu masuk, pelaku langsung berjalan menuju korban dan menebas korban dengan menggunakan parang yang dia pegang. Sambil menebas korban, pelaku mengatakan menggunakan bahasa tialo secara berulang ulang kali yang artinya “BAGAIMANA KAU BAWA BAWA ISTRIKU” Tambah Zulham

Ketika AZ dan AS melihat pelaku menebas korban, seketika itu mereka langsung melompat keluar jendela yang berada ruang tamu dan berlari menuju depan rumah. Setelah berada di depan rumah pelaku berteriak kepada AZ dan AS untuk jangan dulu lari. Setelah mendengar pelaku berteriak, Asri mengatakan untuk melepaskan parang yang dibawa oleh pelaku. pelaku langsung membuang parang yang digunakan ke arah halaman SMPN 1 Moutong yang berada di depan rumah pelaku

“Setelah itu AS menyuruh pelaku untuk mengambil kunci motornya yang berada di dalam rumah pelaku. Setelah pelaku memberikan kunci motor milik AZ dan AS mereka berdua langsung pergi meninggalkan pelaku” Ungkapnya

Pelaku kini diamankan di Rumah Tahanan Polres Parigi Moutong. Atas perbuatannya, pelaku kini terancam hukuman 15 tahun penjara sesuai dengan pasal 338 juncto Pasal 351 ayat 3 KUHP.

Reporter : Deni Renaldi

Editor : Yunus

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here