Pelaku Ujaran Kebencian Berhasil Diamankan Polisi, Pimpinan Ponpes Abna’ul Chairaat Parigi Ajak Umat Jaga Situasi Kamtibmas

0
333

Parimo || matarakyatindo.com Kabar duka, ulama besar di Kota Palu, Sulawesi Tengah, Habib Saggaf bin Muhammad Aljufri tutup usia pada Selasa (3/8/2021).

Menyikapi beberapa kejadian ujaran kebencian yang dilakukan oleh segelintir orang atas meninggalnya Ulama Besar Palu Habib Saggaf Al Jufri, pimpinan Ponpes Abna’ul Chairaat Parigi mengajak umat untuk menyerahkan permasalahan tersebut kepada pihak kepolisian dan tidak mudah terprovokasi jika ada oknum – oknum tertentu yang sengaja mengadu domba dan menginginkan situasi kamtibmas diwilayah kita menjadi tidak kondusif.

Kepada media ini, dirinya mengatakan bahwa pelaku ujaran kebencian melalui media sosial Facebook telah diamankan oleh pihak kepolisian.

“Perlu kita ketahui bahwa pelaku asal Kab. Parimo sudah diamankan diwilayah Ampana dan saat ini sudah berada di Polda Sulteng, hal ini merupakan keseriusan pihak kepolisian dalam menangani kasus tersebut” Ungkapnya.

Menurutnya bahwa dengan diamankannya pelaku sebagai bentuk keseriusan pihak kepolisian dalam memberantas ujaran kebencian sehingga menjadikan daerah aman dan damai.

“Kita bantu almarhum Habib Saggaf Aljufri untuk bagaimana kita berupaya mengamankan daerah kita yang majemuk yang sampai saat ini alhamdulilah masih aman kondusif, semua permasalahan masih teratasi dari petuah beliau semasa hidupnya, jangan sampai dengan ketidakadaannya beliau daerah kita jadi kacau, mari kita jaga kebersamaan jangan sampai terprovokasi apapun motifnya, aman damai dan tentram, menahan diri dan menahan emosi” Tambahnya

Dirinya menambahkan bahwa Almarhum merupakan sosok cendekiawan Islam yang dihormati segala lapisan masyarakat.

“Alkhairaat berduka dan sangat kehilangan sosok ulama kharismatik itu. Allahumma firlahu warhamhu wa’afihi wa’fu’anhu. Innalilahi wainna ilaihi raji’un,” Tutupnya

Reporter : TIM

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here