Pelaku Usaha Mikro di Parimo Diberi Pelatihan Untuk Perkembangan Usaha…! Begini Penjelasan Kabid PUM

0
61
Editor : Sumardin (Pde) 

PARIMO | matarakyatindo.com – Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Parigi Moutong beri Pelatihan 30 para pelaku Usaha Mikro yang ada diwilayah Parigi Moutong.

Tujuannya untuk meningkatkan SDM dalam mengelolah usahanya agar berkembang dan sukses dalam berbisnis, ujar Kepala Bidang Pemberdayaan Usaha Mikro Ardin Haerollah saat ditemui media ini, Jumat (21/8/2020).

Menurutnya, pelatihan yang dilakukan selama empat hari ini oleh Kementrian Koperasi dan UKM RI bersama Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Parigi Moutong dengan kegiatan Pelatihan Pengolahan Makanan dan Minuman Berbahan Baku Buah dan Tehnik Visualisasi Dalam Pemasaran Bagi Pelaku Usaha Mikro.

“Pengelolaan makanan berbahan baku buah yang kami terapkan kepada pelaku usaha dengan tujuan mensosialisasikan daerah Kabupaten Parigi Moutong sebagai penghasil buah dan juga sebagai jalan mendukung program pemerintah mempersiapkan tiga tahun daerah ini sebagai wilayah penyangga Ibu Kota Negara Baru serta dapat terus meningkatkan kapasitas pelaku usaha agar bisa bangkit pasca Covid-19.” Kata Ardin selaku penaggung jawab kegiatan.

Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten berkomitmen untuk terus membina dan mengembangkan UKM sebagai perekonomian bangsa agar terus adaptif dan inovatif dalam menghadapi berbagai tantangan yang dihadapi.

“Tidak mudah bagi kami untuk mengerakan pelaku usaha untuk menerapkan sebagai perekonomian bangsa tanpa dukungan dari berbagai pihak” ujarnya.

Kegiatan pelatihan pengolahan makanan dan minuman berbahan baku buah ini di buka Wakil Bupati Badrun Nggai, SE. Semua peserta mendapatkan materi pengembangan usaha dan praktek langsung pembuatan produk olahan buah seperti praktek pembuatan kripik kelapa, kripik terong, nanas krispy, wajik durian, dodol durian, desert box durian buah naga dan praktek pembuatan es cream.

“Alhamdulillah, 30 pelaku usaha yang mengikuti praktek pembuatan produk olahan buah mengikutinya dengan serius dan hasilnya sangat memuaskan” tambah Ardin.

Yang tidak kalah penting dari Pelatihan ini adalah tehnik visualisasi. Pelaku usaha perlu memahami tehnik visualisasi pengambilan konten yang disajikan haruslah memberikan visual menarik dan penjelasan yang detail dimana nantinya konten tersebut harus diupload secara rutin di Media Sosial (Medsos) minimal dua konten sehari, lalu diberikan hashtag menarik yang relevan dengan produk yang dipromosikan, pungkasnya.

HUMAS PEMDA

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here