Pelarian Mantan Bendahara Desa Kayu jati Kecamatan Ongka Malino ‘Terhenti’ 

0
243

PARIMO | matarakyatindo.com – Pelarian oknum mantan bendahara desa Kayu Jati atas dugaan penyalahgunaan DD Tahun Anggaran 2018 silam ‘terhenti’ menetapkan ‘R’ sebagai tersangka.

Penetapan tersangka tersebut berdasarkan hasil audit Inspektorat Parigi Moutong, di Bantu tim Tipikor Polres beberapa waktu lalu untuk menetapkan tersangka dalam penyalahguanaan DD desa Kayu Jati.

Satu nama yang di tetapkan yaitu bendahara desa Kayu Jati inisial ‘R’ sebagai tersangka dalam dugaan korupsi Dana Desa (DD) tahun anggaran 2018 silam.

“Penetapan tersangka sesuai audit
pemeriksaan LPJ serta fisik beberapa item pekerjaan yang tidak selesai dikerjakan pada alokasi Dana Desa TA 2018, “Dalam kasus ini, Tipikor Polres Parigi Moutong bersama tim auditor Inspektorat telah menemukan kerugian negara hingga ratusan juta rupiah.

Itulah sehingga segera dilakukan ekspos berkas hasil temuan dan kerugian
negara, dimana lenetapan tersangka oleh
Tipikor Polres Parimo pada tahun 2020 itu telah memberikan deadline 60 hari kerja kepada yang bersangkutan untuk
mengembalikan kerugian negara.

Pasca di tetapkan sebagai tersangka, bendahara desa Kayu Jati ini sempat buron dan menjadi DPO Kepolisian setahun lebih. Namum kini pelarian ‘R’ telah berakhir.

Kasat Reskrim AKP Donatus Kono kepada matatakyatindo.com, Jumat (28/5/2021) membenarkan soal penangkapan terduga penyalahgunaan DD Kayu Jati sepekan lalu.

“Iya memang benar dimana dalam kronologis penangkapan tersangka itu berdasarkan laporan warga bahwa yang bersangkutan masih berkeliaran di desa Kayu Jati. Dan laporan inilah sehingga  anggota menuju desa Kayu Jati untuk melakukan penangkapan” ujar AKP Donatus. (DENI)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here