Pembangunan Cottage di Pulau Tomini Masih “Berpolemik” Siapakah penggeraknya ?

0
479

Liputan khusus : Deni Renaldi

PARIMO | matarakyatindo.com – Masyarakat kecamatan Tomini Mengecam keras adanya aktivitas pembangun cottage yang saat ini telah terbangun di Pulau Tomini oleh pihak swasta.

Tindakan pengecaman ini bermula adanya pembangun yang dinilai semena mena masuk tanpa pamit dari pemerintah Kecamatan Tomini.

Siapa yang ‘bermain’ dalam pembuatan pembangunan cottage saat ini ? Sementara masyarakat Tomini seperti terkena ‘hipnotis’ karena di gegerkan adanya aktivitas yang tidak biasanya di pulau Tomini, sehingga menjadi perbincangan hangat di kalangan masyarakat sekitar.

Kini masyarakat Kecamatan Tomini semakin geram. Pasalnya pihak swasta yang membangun cottage seakan akan masuk diam-diam tanpa adanya pemberitahuan kepada pemerintah kecamatan.

Berdasarkan pantaun matarakyatindo.com belum lama ini, ternyata benar adanya pembangunan cottage di pulau Tomini yang sakral.

Wartawan media ini mencoba menghimpun beberapa informasi dari para pekerja yang saat itu sedang bekerja membangun cottage.

Pekerja itu mengatakan, bahwa bangunan itu adalah milik salah satu pengusaha di Kota Palu bernama pak Amin.

Dari informasi terhimpun jika pemilik bangunan cottage tersebut tak pernah menemui pemerintah kecamatan Tomini hingga ke pemerintah desa, “maaf kami selaku pemerintah desa tidak mengetahui adanya pembangunan cottage di pulau Tomini” kata Kades Tomini.

Hasil investigasi akhirnya sedikit menemukan titik terang dari mana asal terjadinya pembangunan tersebut. Dan ternyata yang memberikan kewenangan membangun cottage kepada pihak swasta adalah pemerintah desa malalan sebagai penengah dalam pertemuan antara pihak swasta dan pak Tayeb selaku orang yang menanam pohon kelapa di pulau itu.

Hal itu tertuang dalam surat perjanjian ganti rugi antara pihak swasta Amin CS dan pak Tayeb itu terjadi pada tahun 2012 silam dan di ketahui pemerintah kecamatan Mepanga di bawah kepemimpinan Camat Alm Wasono, hingga terbit pembayaran PBB yang di keluarkan Bapenda Parimo.

Sementara itu Camat Tomini meminta agar aktivitas pembangun Cottage di hentikan sementara. Papar Mukmin Muharam jumat 16/4/2021.

Kata Camat Mukmin mempersilahkan yang bersangkutan berurusan dengan lembaga instansi yang ada di provinsi untuk mengeluarkan izin.

“Kami selaku pemerintah kecamatan tomini meminta pihak swasta tersebut berurusan dengan provinsi dan Dinas Lingkungan Hidup untuk melanjutkan pembangunannya” pungkas mantan Sekertaris KPUD ini. (**)

Editor : Sumardin (Pde)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here