Pembukaan GERMAS Berbasis Budaya Masyarakat Lokal Di Kab. Parimo Dimulai

0
73

PARIMO matarakyatindo.com Asisten I Bidang Pemerintahan dan kesra secara resmi membuka kegiatan pertemuan Gerakan Masyarakat (GERMAS) berbasis budaya masyarakat lokal dikab. Parigi Moutong. (Parimo) Sulawesi Tengah. Kegiatan yang dilangsungkan di aula rapat kantor Bappelitbangda selasa (26/7/2022).

Kegiatan yang di maksud merupakan peningkatkan pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) Sejumlah Kepala Puskesmas dan kepala desa diparimo terlibat dalam mensukseskan program pemerintah melalui GERMAS.

Devi Artini Uga.S.Farm.M.AP melaporkan Sesuai arahan RPJPN 2005-2025, sasaran pembangunan jangka menengah 2020-2024 dimaksud untuk mewujudkan masyarakat indonesia yang mandiri, maju, adil, dan makmur melalui percepatan pembangunan diberbagai bidang.

Lanjut Dia, “selain dengan menekankan terbangunya struktur perekonomian yang kokoh berlandaskan keunggulan kompetitif di berbagai wilayah juga perlu didukung dengan SDM yang berkualitas dan berdaya saing. Ujarnya.

“Ia juga mengatakan RPJMN 2020-2024 telah mengarusutamakan Sustainable Development Goals (SDGS) dengan tujuan Pembangunan berkelanjutan dimana target-target dari 17 SDGS serta indikatornya telah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dalam 7 agenda pembangunan indonesia kedepan”, jelasnya.

Disampaikannya dalam penerapan kebijakan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) ini sesuai dengan instruksi presiden (Inpres) nomor 1 tahun 2017. Terang Devi.

Dalam intruksi tersebut ada 5 klaster germas yang wajib di laksanakan, pertama Klaster peningkatan aktivitas fisik, kedua Klaster peningkatan edukasi dan perilaku hidup sehat, ketiga Klaster penyediaan pangan sehat dan percepatan perbaikan gizi, keempat Klaster peningkatan pencegahan dan deteksi dini penyakit, kelima klaster peningkatan kualitas lingkungan.

Dalam Sambutan Bupati (Parimo) yang disampaikan Asisten I bidang pemerintahan dan kesra Drs. Samin Latandu menyampaikan pemerintah memiliki kewajiban kepada seluruh warga negara atau masyarakat untuk memperoleh jenis dan mutu pelayanan dasar secara maksimal,

Pelayananbyang dikmasud seperti yang tertuang dalam peraturan menteri kesehatan (PERMENKES) nomor 4 tahun 2019 tentang standar teknis pemenuhan pelayanan dasar minimal pada bidang kesehatan”, ungkap samin.

Samin percaya kepala puskesmas, pengelola program dan seluruh lintas sektor terutama kepala desa dan ibu TP-PKK tingkat desa sudah melaksanakan sebelumnya program kegiatan GERMAS ini. Imbuhnya.

Sambung dia, “Mengingat Kab.Parimo tahun ini memasuki tahun ke-4 dalam penanggulangan stunting pemerintah memiliki komitmen untuk menurunkan angka prevalensi stunting. Tutur Samin.

Ia berharap dengan kolaborasi serta kebersamaan seluruh stakeholder diharapkan mampu mencapai target serta mampu meningkatkan derajat kesehatan masyarakat secara menyeluruh”, Tandasnya.

 

DENI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here