Pemda Parimo Sepakati Kuburan Covid-19 Di Silabia

0
240

PARIMO | matarakyatindo.com – Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Parigi Moutong (Parimo) sepakati salah satu Perkuburan Corona Virus Disease Nine Teen (Covid-19) Di Desa Silabia Kecamatan Tinombo.

Hal itu disepakati saat rapat terbatas Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Parigi Moutong baru baru ini di Dive Resort Lolaro Tinombo (27/7).

Juru bicara Satgas Covid Irwan SKM MKes mengatakan, untuk wilayah Kecamatan Tinombo dan sekitarnya sudah ada lahan pekuburan terletak di Desa Silabia, dan itu kata Irwan juga sudah sepakat bersama Kepala Desa Silabia.

“Masyarakat Silabia telah membebaskan lahanya seluas setengah hektar kepada Pemda Parimo untuk dijadikan tempat Pekuburan Covid-19,”Ucap Irwan.

Menurut Irwan, lahan tersebut telah disiapkan untuk mengantisipasi apabila banyak warga Tinombo dan sekitarnya meninggal dunia akibat Covid.

Olehnya kata Irwan, walaupun hanya setengah hektar tetapi cukup untuk di gunakan Penguburan Covid. Ia berharap lonjakan Positif Covid terjadi di Parigi Moutong akhir akhir ini bisa menurun.

“Dengan setengah hektar itu kita tidak berharap banyak yang dikubur di situ, hanya saja kita siapkan jangan sampai banyak yang harus dikubur,”Terangnya.

Irwan juga menambahkan, disepakati pula Pekuburan Covid di Desa Silabia tidak hanya dikhususkan bagi warga Silabia dan Tinombo, tetapi siapapun bisa dikuburkan di tempat tersebut, karena itu pekuburan resmi milik Pemda Parimo.

“Itu perkuburan resmi pemda. Kita juga tetap upayakan kuburan ada di wilayah Kecamatan Parigi dan sekitarnya,”Tandasmya. Kamis (29/7/21).

Hadir dalam rapat terbatas itu Kepala BPBD Parigi Moutong Idran ST MPW, Kepala Dinas Kesehatan Parigi Moutong Elen Nelwan SE MKes dan para Kabidnya, Para Kepala Puskesmas dari wilayah Kecamatan Ongka Malino sampai Tada Kecamatan Tinombo Selatan, Camat Tinombo Tri Nugraha Adiyarta SSos MAP, serta perwakilan TNI dan Polri di Wilayah Kecamatan Tinombo.

DISKOMINFO PARIMO

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here