Pengundian Nomor Urut, AT-FM Nomor Dua dan Hatimu Nomor Satu

0
97

BANGGAI | matarakyatindo.com – Pasca di tetapkan sebagai peserta Pemilukada Kabupaten Banggai pada 9 Desember 2020 mendatang, tepatnya Kamis (24/9/2020), Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Banggai melakukan pengundian nomor urut kepada pasangan Amirudin Tamoreka, Furqanudin Masulili atau AT-FM dan pasangan Anti Murad, Zainal Abidin Ali Hamu atau Hatimu.

Acara yang dilangsungkan di Hotel Swiss Bellin Luwuk, ikut di Hadiri Unsur Forkopimda yakni Kapolres AKBP Satria Adrie Vibrianto SIK, Dandim 1308/LB Letkol Inf Fanny Pantouw S.Sos, Kajari Masnur SH,MH, Danposal Letda Dwi , Serta Para pimpinan dan Fungsional Partai Pengusung dan Partai pendukung serta tamu undangan lainya.

Acara tersebut dipimpin langsung ketua KPUD Banggai Zaidul Bahri Mokoagow serta empat komisioner lainya. Pengambilan nomor urut untuk para calon Bupati maupun wakil Bupati merupakan lanjutan dari tahapan Pemilukada Kabupaten Banggai pasca Rabu (23/9/2020) kedua pasang calon dinyatakan memenuhi syarat dan layak bertarung pada konstelasi politik 9 Desember nanti, untuk merebut hati masyarakat untuk kemajuan kabupaten Banggai 5 tahun mendatang.

Setelah selesai melaksanakan pengundian nomor urut, Pasangan Amirudin Tamoreka, Furqanudin Masulili atau  AT-FM mendapatkan nomor urut 2 dan pasangan Sulianti Murad, Zainal Abidin Ali Hamu atau Hatimu mendapatkan nomor urut 1. Calon Bupati Amirudin Tamoreka kepada Awak media mengungkapkan jika setelah ditetapkanya ia dan Furqanudin Masulili sebagai calon yang memenuhi syarat, dan dilanjutkan pengambilan nomor urut, masyarakat Kabupaten Banggai hari ini telah resmi memiliki 2 pasang calon yang akan berlaga pada 9 Desember mendatang untuk merebut simpati warga Banggai.

Amir mengajak kepada seluru masyarakat Kabupaten Banggai untuk menyambut pesta demokrasi ini dengan penuh kekeluargaan. Berbeda pilihan adalah hal yang biasa dalam demokrasi namun silaturahmi antar sesama adalah segala-galanya yang harus kita jaga bersama.

“Jangan sampai hanya karena kita berbeda pilihan, silaturahmi dan kekeluargaan yang merupakan ciri khas kita, menjadi terputus, berbeda pilihan adalah hal biasa dalam demokrasi, jangan saling menghujat, jangan menyebarkan hoax dan fitna, mari kita sambut pesta demokrasi ini dengan riang gembira, tanpa perlu saling menjelekan” ujar Amir.

Reporter : Ramli

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here