Perlu Diwaspadai, Hari Ini Parimo Mencatat Dua Orang Terkonfirmasi Positif Covid-19

0
1766
Editor : Pde / Sumber : Diskominfo

PARIMO | matarakyatindo.com – Masyarakat Kabupaten Parigi Moutong perlu mewaspadai setelah juru bicara gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 memberikan penjelasan terkait terkonfirmasinya 2 orang yang Positif berasal dari Desa Malakosa Kecamatan Balinggi.

Warga Desa Malakosa yang terkonfirmasi positif itu berjenis kelamin laki-laki berinisial JNM usia 75 tahun, dan jenis kelamin perempuan inisial NMS umur 50 tahun.

Demikian pernyataan Juru Bicara (Jubir) Gugus Tugas percepatan penaganan Covid- 19 Kabupaten Parigi Moutong Irwan SKM MKes saat Konferensi Pers bertempat di Posko Gugus Tugas Covid 19 Diklat Parigi Moutong, Sabtu (10/10/20).

Irwan menjelaskan, 2 orang yang terkonfirmasi positif Covid itu adalah satu keluarga yaitu laki laki inisial JNM merupakan seorang ayah dan inisial NMS adalah anak dari ayah tersebut.

“Perlu kami sampaikan bahwa hasilnya sudah kami terima tadi malam, dan ada 2 orang hasil yang sama yaitu warga Desa Malokosa Kecamatan Balinggi, kedua duanya dinyatakan Positif,”Jelasnya.

Irwan mengatakan, pada saat itu, kedua warga yang terkonfirmasi positif itu melakukan Swab pertama di Leb Kesehatan Palu, namun karena tidak sabar menunggu hasil, sehingga keduanya kata Irwan memeriksakan diri untuk di Swab di Prodia Palu, dan ternyata kata Irwan hasil Swab di Lab Kesehatan Palu dan Prodia Palu bersamaan keluar dan hasilnya pun sama yaitu Positif.

“Jadi tidak ada keraguan, baik dari Prodia maupun Lab Kesehatan, dua duanya dinyatakan positif,”Ungkap Irwan.

Lanjut Irwan, kedua orang yang dinyatakan positif itu untuk laki laki usia 75 tahun di rawat di Diklat Parigi. Sedangkan anaknya yang berusia 50 tahun dirawat di Rumah Sakit Madani Palu.

Berdasarkan kronologis kejadiannya adalah inisial JNM pada tanggal 18 September 2020 melakukan perjalanan dari Bali, dan kata Irwan sempat singgah di Palu dan terakhir di Balinggi.

Setelah beberapa hari di Balinggi kata Irwan, keduanya merasakan kurang enak badan sehingga muncul gejala demam, panas dan sesak nafas sehingga dilarikan ke Puskesmas. Sesampai di Puskesmas kata Irwan dirujuk lagi ke Rumah Sakit Anuntaloko Parigi.

Saat di Rumah Sakit Anuntaloko Parigi kurang lebih 3-4 hari dirawat, keduanya membaik dan dokter yang menangani membolehkan pulang ke rumah.

Sesampainya di rumah mereka, kata Irwan penyakit itu kambuh lagi merasakan gejala yang sama yaitu demam dan sesak nafas sehingga dibawah lagi ke Rumah Sakit.

Pihak rumah Sakit langsung melakukan Swab dan hasilnya Positif. Dari hasil itu Tim kesehatan Gugus Tugas langsung bergerak cepat untuk.melakukan treacking kepada 20 orang yang pernah kontak langsung dengan yang bersangkutan. Swab kepada 20 orang kata Irwan telah selesai dan tinggal menunggu hasil.

“Masih banyak sekali yang harus kami Swab, namun karena kemampuan peralatan terbatas, kami akan lanjutkan hari Senin (12/10/2020).

Irwan menambahkan, untuk Istri dari inisial JNM saat ini juga sudah merasakan kurang enak badan, sehingga Tim Kesehatan telah mengisolasi yang bersangkutan sambil menunggu hasil Swab.

“Kita khwatir, makanya istri dari JNM langsung kita Isolasi di Diklat. Jangan sampai kita kecolongan kalau tidak di tangani. Kami berharap siapapun yang mengenal atau pernah kontak dengan JNM segera di laporkan kepada kami agar tidak terjadi penyebaran kasus baru Covid- 19 di Kabupaten Parigi Moutong,”Harapnya. (**)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here