Persiapan Pemilu 2024, KPU Parimo Buka Kotak Suara 

0
119

Foto : Ketua KPU Sulfiana Dg Patanga 

PARIMO | matarakyatindo.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Parigi Moutong (Sulteng) menggelar rapat koordinasi dan pembukaan kotak suara tersegel yang disaksikan pihak Bawaslu dan Kepolisian dan merupakan perintah dari KPU RI.

“Menindaklanjuti perintah KPU RI, dimana KPU kabupaten/kota diminta untuk melakukan pemutakhiran data pemilih berkelanjutan,” ujar Ketua KPU Parimo, Sulfiana Daeng Patanga S.Sos, Senin (22/3/2021) di ruang kerjanya kepada matarakyatindo.com.

Senada, Ketua Devisi perencanaan data dan informasi KPU Parimo, Abdul Chair mengatakan, kegiatan pembukaan Kotak Suara Pemilihan Tahun 2020 ini adalah bertujuan untuk mengambil daftar Pemilih Tambahan (DPTB) yang akan digunakan untuk Pemutahiran Daftar Pemilih Berkelanjutan (PDPB) dan akan dilaksanakan setiap Bulannya di tahun 2021.

“Daftar Pemilih Tambahan (DPTB) adalah Pemilih yang memenuhi syarat sebagai pemilih tetapi tidak terdaftar di Daftar Pemilih Tetap (DPT)” ujarnya.

Menurutnya, untuk membuka kotak pemilih daftar pemilih tambahan (DPTB) dan daftar pemilih pindahan (DPPH) dari hasil pemilu tahun 2020 akan di input dan dilakukan pencocokan serta penelitian untuk dijadikan sebagai data penduduk dalam daftar penuh berkelanjutan tahun 2021.

Selanjutnya akan dimutakhirkan kembali tahun 2021 dan seterusnya untuk setiap tahunnya yang akan dipergunakan pemilihan serentak tahun 2024 dengan estimasi waktu oleh KPU pusat hingga tanggal 30 Maret 2021 sebagai penyelesaian input Sidali.

“Kami bekerja sama dengan Disdukcapil dan seluruh stakeholders untuk meng-upgrade seluruh data kependudukan,” ujarnya.

Pembukaan kotak suara tak lain untuk mengetahui pemilih yang datang ke TPS menggunakan hak pilihnya sebagai Daftar Pemilih Tambahan (DPTb), bukan Daftar Pemilih Tetap (DPT), tambahnya.

“Maka itu perlu dicek kebenarannya, jika betul akan di-update datanya. Bahkan setiap bulan akan di-update data warga Parimo (Sulteng), mulai dari yang meninggal, pindah penduduk maupun pendatang, sehingga ketika pemilu data itu mendekati valid,” ujar Chair.

Penulis : Sumardin (Pde)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here