Pertahankan Zona Hijau, Jalur Tolitoli-Mensung & Tambu Kasimbar Harus ‘Ketat’, Ini Pesan Politisi PBB

0
972

PARIMO | matarakyatindo.com – Provinsi Sulawesi Tengah yang memiliki 13 Kabupaten dan Satu Kota saat ini tercatat sebagai daerah sebaran pandemi Covid-19 yang cenderung meningkat, karena sudah mencapai 83 orang positif.

Beruntung untuk Kabupaten Parigi Moutong saat ini masih kategori zona hijau sehingga pihak pemerintah daerah melalui berbagai cara ‘mengunci’ akses jalur masuk saat pukul 17.00 wita, demi menjauhkan virus yang ‘gentayangan’.

Bahkan ketegasan politisi PBB Wawan Setiawan saat pelaksanaan rapat Pansus Covid-19 Selasa (12/5/2020) terus mendesak kepihak Pemerintah daerah melalui Dinas Perhubungan Kabupaten untuk ‘mengunci’ jalur Tolitoli – Mensung dan jalur Tambu – Kasimbar pada jam tertentu, mengingat daerah kita masih zona hijau.

“Kepada pemerintah daerah dimohon untuk segera menutup jalur dimaksud walaupun sistim karantina wilayah belum diberlakukan untuk mengantisipasi sebaran virus mematikan saat ini” ungkap Wawan.

Berdasarkan rilis juru bicara satgas Covid-19 Sulawesi Tengah sambung Wawan, bahwa opsi karantina wilayah saat ini segera dilakukan untuk upaya pencegahan virus Corona (COVID-19). Dan mulai diberlakukan malam ini di Sulawesi Tengah (Sulteng). Jalur pintu masuk daerah dijaga ketat oleh aparat TNI/Polri dan diberlakukan buka-tutup.
Opsi karantina wilayah itu diterapkan sesuai dengan kesepakatan bersama semua gubernur se-Sulawesi.

“Dari hasil telekonferensi Gubernur se-Sulawesi kemarin, yang juga dihadiri oleh pangdam, kapolda, danrem se-Sulawesi, telah disepakati akan berlakukan karantina wilayah. Malam ini mulai diberlakukan,” ujar Wawan mengutip pernyataan jubir Satgas COVID-19 Sulteng, Haris, saat dimintai konfirmasi, Selasa (31/3/2020).

Wawan mengingatkan kepada warga ber-KTP Parigi Moutong untuk tidak melakukan perjalanan keluar daerah, salah satunya untuk wilayah zona merah. Paling tidak pengumuman pemerintah soal bagaimana melakukan pencegahan penyakit menular (covid-19) agar didengar.

“Mari kita sama-sama menjaga wilayah masing-masing, karena saat ini kita ‘terkepung’ dengan wilayah yang berstatus zona merah” tegas Wawan.

Wartawan Senior : Sumardin (PDE)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here