Pesan Bupati…! Stop Penggunaan Sampah Plastik di Lingkup OPD Dan ASN

0
333

PARIMO | matarakyatindo.com – Sesuai surat edaran Bupati Parigi Moutong Nomor 18855 / 4199 / DIS. LH. Dalam rangka pengurangan penggunaan sampah dan sampah rumah tangga 30% sebagaimana tertuang dalam poin 5 (1) a. Peraturan Bupati Parigi Moutong Nomor 11 tahun 2019 tentang kebijakan strategi pemerintah daerah Parigi Moutong pengelolaan sampah rumah tangga (JAKSTRADA).

Berdasarkan edaran tersebut Bupati Parigi Moutong Samsurizal Tombolotutu mengingatkan seluruh aparatur negeri sipil (ASN) lingkup pemerintah daerah diwajibkan mengumpulkan sampah plastik jenis botol minuman kemasan, cup plastik berbentuk (PET) polyethylene terephtalate, (HDPE) high density polyethelene, dan PP polypropylene sebesar 0,5% per bulan.

Hal ini demi mengurangi jumlah penggunaan sampah plastik dan botol kemasan, yang nantinya akan di wajibkan bagi aparatur negeri sipil untuk mengumpulkan dan menyetor ke dinas lingkungan hidup setiap bulannya.

Semua OPD khususnya sudah memberlakukan pengurangan sampah plastik di lingkungannya masing-masing, dengan cara tidak lagi menggunakan air mineral yang berkemasan plastik.

Kepala dinas lingkungan hidup DPLH, Ir Irfan maraila menyatakan bahwa saat ini pemerintah daerah sudah menerapkan sistem pengurangan penggunaan sampah plastik jenis botol kemasan plastik, dan bahaya sampah plastik serta keberadaan sampah plastik yang terbukti mengancam keberlangsungan bumi di masa mendatang.

Dengan berkurangnya penggunaan plastik sekali pakai sama dengan mengurangi ancaman kerusakan ekosistem. Sebab, sampah plastik memakan waktu cukup lama untuk bisa terurai di dalam tanah.

“Kalau dibakar, sampah plastik akan memproduksi zat-zat berbahaya seperti dioksin dan furan. Mudah-mudahan tidak saja mengurangi, tapi nanti bisa meniadakan dengan menggugah kesadaran masyarakat. Jadi dengan memberikan pemahaman dan pengertian tentang efek negatif sampah plastik” jelasnya.

Reporter : Deni

Editor : P’De Husain

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here