Pilkades Ampibabo Timur di Pertanyakan, P2KD Diduga Manipulasi Data Pemilih ??

0
437

PARIMO, Matarakyatindo.com – Pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Ampibabo Timur, Kecamatan Ampibabo, Kabupaten Parigi Moutong, hingga saat ini masih menyisakan persoalan sengketa pilkades.

Pasalnya dalam pesta demokrasi tersebut diduga banyak terjadi Kecurangan.

Calon Kepala Desa Ampibabo Timur, Iswanto, tertanggal 5 Agustus 2019 melayangkan surat keberatan dan gugatan yang ditujukan kepada Ketua Tim Penyelesaian Sengketa Pemilihan Kepala Desa Kabupaten Parigi Moutong.

Iswanto mengatakan bahwa pihaknya sudah melayangkan surat keberatan tersebut karena ditemukannya kejanggalan dalam tahapan Pilkades.

“Saya menyatakan keberatan atas hasil pemungutan suara yang dilakukan oleh Panitia pada tahap Pilkades Ampibabo Timur, pada tanggal (29/6/ 2019) yang lalu.” kata Iswanto, yang merupakan salah seorang Cakades Ampibabo Timur.

Dia juga menjelaskan adanya dugaan manipulasi data, dengan sejumlah barang bukti yang saat ini sudah dimilikinya.

Dia mengatakan bahwa kejanggalan yang membuatkan keberatannya diawali pada P2KD Desa Ampibabo Timur yang tidak melakukan pendaftaran dan penetapan pemilih

“Sebagaimana yang diamanatkan pasal 11 huruf (b) Peraturan Daerah Kabupaten Parigi Moutong Nomor 2 Tahun 2015” Imbuhnya.

Iswanto, menambahkan, Pada waktu dilakukan perhitungan suara ada selisih antara daftar hadir yang datang menggunakan hak pilihnya.

“Didusun 3 sebanyak 162 sedangkan surat suara yang terpakai itu sebanyak 160 dan perolehan suara yang tetulis di C1 Plano sebanyak 159, ini sangat janggal” Jelasnya.

“Bukan hanya itu saja, dalam proses pelaksanaan pemungutan suara, salah seorang petugas KPPS dengan sengaja melakukan penyimpangan atau dengan sengaja menghilangkan suaranya sebagai Cakades nomor urut 4. Dan Salah satu tim Cakades lainnya juga” Ujar Iswanto,

Iswanto. Menduga P2KD telah melakukan manipulasi data atau dengan sengaja menggunakan NIK dan KK orang lain untuk memgarahkan dan memenangkan Cakades Nomor urut 1 yang sekarang ditetapkan oleh P2KD sebagai pemenang Pilkades Ampibabo Timur.

“Bahwa penetapan Calon Kepala Desa yang dilakukan P2KD itu dilakukan secara diam-diam tanpa dihadiri oleh seluruh Cakades dan para saksi-saksi, adalah merupakan pelanggaran yang tidak sesuai dengan amanat konstitusi” Jelasnya.

Menurutnya bahwa, P2KD tidak paham administrasi, dan aturan pilkades, tanpa dihadiri semua Cakades dan penandatanganan hasil berita acara rekapitulasi pemungutan hasil suara, P2KD mengeluarkan surat keputusan tentang penetapan Kepala Desa, dan salinan berita acara tersebut tidak dibagikan kepada seluruh Cakdes termasuk saya sendiri.

“Ini ada apa sebenarnya? Hasil salinan berita acara tentang penetapan Kepala Desa tidak dibagikan kepada seluruh Cakades, bahkan saya sendiri” Ujarnya

“Untuk itu, saya sebagai calon kades, saya merasa sangat dirugikan oleh P2KD desa Ampibabo Timur, dan memohon agar tim fasilitasi penyelesaian sengketa pilkades Kabupaten Parigi moutong bisa menindaklanjuti hal tersebut agar saya bisa mendapatkan rasa keadilan,” pungkas tegas Iswanto

Di tempat lain saat di konfirmasi di kediamannya, rabu (7/8/2019), terkait sengketa pilkades, Kadis PMD Kabupaten Parigi Moutong, Fit Dewana, selaku Ketua Tim Penyelesaian Sengketa Pilkades (TPSP) Kabupaten Parigi Moutong, mengatakan sudah menerima laporan sangketa pilkades yang terjadi disejumlah desa di Parimo, dan salah satunya yakni laporan sengketa dari desa Ampibabo Timur.

Fit, mengatakan bahwa Pihak TPSP sudah melakukan semua tahapan-tahapan terkait tindak lanjut laporan sengketa Pilkades tersebut, dan hasil dari tindak lanjutnya sudah diserahkannya kepada Bupati Parimo.

“Ia Benar, dari 13 sengketa pilkades di parimo ada salah satu cakades Desa Ampibabo Timur telah memasukan laporan keberatannya, dan kami sudah menerima sekaligus melakukan kajian dan laporan itu kami sudah serahkan kepada Pak Bupati, sekarang kita tinggal menunggu keputusan dari bupati,” Tutupnya.

Reporter : Deni Renaldi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here