Polda Sulteng Gelar Latihan Pra Oprasional Zebra Tinombala 2019

0
379

PALU (SULTENG) | matarakyatindo.com – Dalam rangka menciptakan kondisi pasca pelantikan presiden dan wakil presiden terpilih pada pemilu 2019 serta meningkatkan kesadaran dan kepatuhan masyarakat terhadap undang-undang nomor 22 tahun 2009 tentang lalu lintas dan angkutan jalan.

Polri khususnya Polantas sebagai penggerak revolusi mental serta pelopor tertib sosial di ruang publik, maka akan dilaksanakan operasi kepolisian kewilayahan tingkat Polda dan Polres diseluruh wilayah Indonesia dengan sandi operasi Zebra 2019.

Untuk mensukseskan Operasi tersebut Polda Sulteng menggelar Pelatihan Pra Operasi (Latpra ops) bertempat di Gedung Torabelo Polda Sulteng, Selasa (22/10)Pagi.

Kegiatan yang dipimpin Wakapolda Sulteng Kombes Pol Drs. Setyo Boedi Moempoeni Harso,S.H.,M.Hum tersebut dihadiri para Pejabat Utama (PJU) Polda Sulteng serta personil yang terlibat dalam Operasi Zebra Tinombala 2019.

Berdasarkan rencana garis besar (RGB) Operasi Zebra 2019 dari mabes Polri maka Polda Sulawesi Tengah mengambil Tema Operasi zebra Tinombala 2019 kali ini adalah “Meningkatkan kesadaran dan kepatuhan masyarakat Sulawesi Tengah guna mewujudkan Kamseltibcarlantas”.

Tujuan dilaksanakan Latpraops ini sebagai sarana menyamakan persepsi mengenai konsep, pola dan cara bertindak baik secara taktis maupun teknis yang berhubungan dengan pelaksanaan Ops Zebra Tinombala 2019.

Pada saat pembukaan Latpraops Zebra Tinombala 2019 Wakapolda Sulteng membacakan sambutan Kapolda Sulteng Brigjen Pol Drs.Lukman Wahyu Hariyanto,M.Si diantaranya berpesan “para peserta Latpraops agar mengikuti kegiatan ini dengan baik dan seksama agar dalam pelaksanaan tugas dilapangan dapat seirama sesuai dengan yang diharapkan”tegasnya.

Pada pelaksanaan operasi Zebra tahun 2019 kali ini ada beberapa pelanggaran yang menjadi sasaran operasi yakni masyarakat pelanggar lalu lintas yang berpotensi menyebabkan terjadinya korban fatalitas kecelakaan lalu lintas antara lain:

1. melawan arus;
2. menggunakan HP saat berkendara;
3. tidak menggunakan Helm sni,
4. pengendara dibawah umur;
5. pengendara dalam keadaan mabuk;
6. tidak menggunakan Safety Belt;
7. melebihi batas kecepatan;
8. tidak memiliki surat ijin mengemudi dan;
9. STNK yang tidak sesuai dengan kendaraan / rubah bentuk ganti warna (rubentina).

Kabidhumas Polda Sulteng AKBP Didik Supranoto S.IK menyampaikan Operasi Zebra Tinombala 2019 akan dilaksanakan selama 14 hari terhitung mulai tanggal 23 Oktober sampai dengan 5 Nopember 2019 dengan melibatkan 475 personil Polda Sulteng dan jajaran.

“Dihimbau kepada masyarakat Sulawesi Tengah untuk melengkapi surat-surat kendaraan bermotor berikut kelengkapannya”.

Sumber : Subbid Penmas Bidhumas

Diteruskan : P’De Husain

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here