Polres Parimo Kembali Musnahkan Miras Hasil Sitaan Jelang Perayaan Natal & Tahun Baru 2020

0
358

Parimo || matarakayatindo.com Kepolisian Resor Polres Parigi Moutong, musnahkan barang bukti minuman keras (Miras) hasil sitaan Jelang perayaan Natal 2019 dan tahun baru 2020 Kapolres Parigi Moutong, di sampaikan melalui Wakapolres Kompol I Ketut Tadius SH,kamis ( 19/12/2019) di halaman mako polres Parimo, bersama wakil Bupati Parimo Badrun Nggai SE, Pabung Kodim 1306 Donggala, unsur Forkopimda Parimo.

Dalam sambutannya kompol I Ketut Tadius menjelaskan, barang bukti minuman keras yang dimusnahkan, terdiri dari 350 liter cap tikus, 2 botol bir Bintang, 12 botol bir Angker, 7 botol bir hitam merk stout, 1 botol singa raja, dan 22 botol anggur putih, 5 botol topi raja, 43 botol benteng. Pemusnahan sudah dirampungkan dan digelar di halaman belakang polres parimo, mulai pukul 09.30 WITA. Berdasarkan surat perintah pemusnahan barang bukti/sitaan Nomor sprin / 1771 / XII/ HUK.6.6. / 2019/ tertanggal 17 September 2019.

Sebelum pemusnahan barang bukti di cek kembali dan di saksikan oleh pejabat polres Parimo, wakil bupati parimo, pabung 1306 Donggala, kepala kejaksaan Negeri Parigi, kepala kantor kementerian agama parigi, tokoh masyarakat dan unsur Muspida.  Akhirnya Pemusnahan berlangsung aman dan lancar.

Wakapolres, Kompol I ketut Tadius, mengungkapkan, kegiatan pemusnahan ini menunjukkan bahwa Polres Parimo sangat serius menyatakan perang terhadap narkoba maupun miras di wilayah hukum Polres Parimo,

“Inilah salah satu bentuk atau wujud keseriusan kami dalam menindaktegas atau pemberantas peredaran narkoba maupun miras yang ada di Parimo, Bebernya.

Dalam Kegiatan pemusnahan, Wabub Parimo Badrun Nggai SE, mengatakan, Pemda Parimo berterima kasih kepada jajaran kepolisian polres parimo yang telah berupaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

“Jadi, razia terhadap narkoba maupun miras terus kita lakukan untuk memberantas peredarannya di Parimo karena dapat merusak masa depan bangsa,” ungkap badrun.

Lanjut, Badrun, juga menjelaskan bahwa menurunnya tingkat (PAD) perkelahian antar desa harus terus dilakukan dengan melakukan rutin razia penjualan miras di kios-kios klontong dan peredaran narkoba.

Reporter : Deni Renaldi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here