Program Desa Sausu Tambu 2021 ‘Bakal’ Melakukan Pemberdayaan Pendidikan MoU Pihak UNISA

0
151
Wartawan : Sumardin (Pde)

PARIMO | matarakyatindo.com – Salah satu upaya pemerintah desa Sausu Tambu Kecamatan Sausu untuk menyusun program bantuan Dana Desa (DD) dan Anggaran Dana Desa (ADD) bernilai Rp 1,1 M lebih tahun 2021 ‘bakal’ melakukan pemberdayaan pendidikan dengan melakukan MoU bersama Universitas Alkhairaat (UNISA) Sulawesi Tengah.

Demikian pernyataan Kepala Desa Sausu Tambu Kecamatan Sausu Kabupaten Parigi Moutong Sulawesi Tengah, Moh. Astil kepada wartawan matarakyatindo.com saat menyambangi D’Classic Cafe, Senin (28/9/2020).

Menurutnya, keberpihakan untuk pemberdayaan pendidikan dalam rangka mengangkat derajat warganya untuk menyekolahkan anak usia tamatan SLTA menjadi calon dokter yang disetting dari dana desa program pendidikan tahun 2021.

“Ini masih wacana dalam pemberdayaan program pendidikan kedokteran, khusus untuk anak kelahiran desa Sausu Tambu yang berpotensi menjadi calon dokter masa depan di Wilayah Kecamatan Sausu Tambu. Tapi semua itu baru akan kami konsultasikan kepihak Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) apakah bisa menggunakan DD” urainya.

Program pemberdayaan pendidikan ini diprioritaskan sebagaimana visi dan misi desa, yaitu mengedepankan pendidikan dan kesehatan. Ini dimaksudkan agar amanah meningkatkan kesehatan masyarakat akan terbantukan dengan sendirinya, ungkap Astil.

Sebagaimana kutipan dalam rancangan undang-undang kedokteran (RUU Dikdik) yang akhirnya disahkan dalam sidang paripurna yang digelar digedung parlemen tanggal 11/7/2013 lalu.

Atas dasar inilah sehingga dirinya sebagai Kepala desa Sausu Tambu mencoba meraih satu kesempatan untuk menembus rancangan program kemanusiaan sebagai upaya meningkatkan kualitas pendidikan dan kesehatan di tahun berikutnya, tutur calon Ketua IKAAL Parimo periode 2020 – 2023 ini.

Foto : Riswan LSM Sangulara Parimo (Fsoc)

Lantas apa tanggapan LSM Sangulara Parigi Moutong Riswan Ismail SPdI terkait adanya keinginan seorang Kepala desa untuk mengorek sedikit dana desa dalam program peningkatan pendidikan dengan menyekolahkan anak kelahiran desa Sausu Tambu sebagai calon dokter desanya itu sangat positif.

“Yang penting tidak bertentangan dengan Undang-Undang dana desa kenapa mesti tidak. Apa lagi saat ini untuk program kemaslahatan umat dalam upaya menjadikan anak desa menjadi seorang dokter sangat ‘kurang’ dan memang belum terjadi” terangnya.

Sementara tanggapan Ketua PD HPA Moh. Safi’i Damar SE sangat merespon upaya pemerintah desa Sausu Tambu Kecamatan Sausu – Parigi Moutong dalam hal ingin mencoba mengendus dana desa untuk program pendidikan dan kesehatan.

Foto : Moh. Safi’i berbaju putih (F-doc)

“Apa yang di harapkan oleh Kades jebolan Alkhairaat ini merupakan program yang sangat menarik. Tapi sebagai saran, bila ingin programnya berjalan mulus setidaknya pihak Kades melakukan kerja sama (MoU) dengan pihak UNISA untuk mengecilkan program pendanaannya” kata Safi’i. (**)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here