Proses Pengadaan 8 Unit Fiber Glass Desa Lobuto Gorontalo Disoal

0
90

KAB. GORONTALO — matarakyatindo.com Proses Pengadaan 8 (delapan) unit perahu jenis Fiber Glass Desa Lobuto, Kecamatan Biluhu, Kabupaten Gorontalo, disoal.

Pasalnya, dari proses awal hingga selesai pembuatan, pekerjaaan dengan nilai anggaran sebesar Rp. 200 Juta bersumber dari APB-Des 2020 ini, tidak diketahui sama sekali oleh Tim Pelaksana Kegiatan (TPK).

Hal itu terungkap dari komentar pemilik Akun Facebook bernama Arsan Nusi menanggapi sebuah unggahan pemilik Akun bernama Razak Ntuiyo terkait dengan Monitor dan Evaluasi pelaksanaan pekerjaan pengadaan perahu Fiber Glass.

Dalam komentarnya, Arsan menulis, sejak pembuatan penawaran dan perusahaan pelaksana, tanpa sepengetahuan TPK.

“Kalau sudah seperti ini yang terjadi, inilah awal dari korupsi,” tulis Arsan.

Pendamping Desa Lobuto, Razak Ntuiyo yang dikonfirmasi Wartawan matarakyatindo.com, Rabu  (01/04), membantah keras tudingan itu.

Menurutnya, semestinya, ini dilakukan klarifikasi langsung agar tidak menimbulkan tudingan negatif terhadap penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan di desa dampingannya.

“Setelah saya mengklarifikasi langsung ke Pak Arsan Nusi, diketahui bahwa nama TPK yang dimaksudnya adalah TPK yang lama. Untuk tahun 2020, Kepala Desa sudah menetapkan TPK yang baru,” tegas Razak tersenyum.

Razak menyatakan, sebagai pendamping, dirinya setiap saat melakukan pemantauan terhadap program yang ada di desa dampingannya.

“Hal ini kami lakukan untuk menghindari terjadinya persoalan dikemudian hari, apalagi kalau sudah akan berimbas pada persoalan hukum. Itu yang kami tidak inginkan sama sekali,” pungkasnya.

Reporter : Abang Tito

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here