Proyek Jembatan Tanggap Darurat Terhenti, Wabub: Bakal Turun Lokasi

0
104

PARIMO, matarakyatindo.com – Wakil Bupati (Wabup) Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah, H Badrun Nggai, bakal menelusuri adanya penyebab terhentinya proyek pembangunana jembatan tanggap darurat bencana di Dusun I Desa Tuladenggi Sibatang, Kecamatan Taopa.

“Wabub saat di mintai keterangannya Rabu Malam 5 oktober 2022, Saya akan telusuri. Pembangunan itu, kata Wabub, Meraka juga belum melaporkan ke saya soal progres pembangunan jembatan tanggap darurat bencana tersebut. Ucapnya.

Dirinya pun akan mencari tahu, apa alasan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Inspektur Daerah setempat, yang telah memberikan rekomendasi pencairan anggaran jembatan tanggap darurat bencana sebesar 50 persen. Padahal, progres pekerjaan di lapangan baru mencapai 30 persen.

Ia. mengaku, memang belum melakukan peninjauan atas progres pekerjaan itu, yang bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD), maupun Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun 2022. Ujar wabub.

“Sebab dirinya masih fokus dengan penanganan percepatan Stunting di wilayah Parimo, yang berakhir pekan ini. Ia pun berencana akan memulai peninjauan progres pekerjaan fisik dalam waktu dekat ini,” terang dia.

Bahkan dia menegaskan terkait terhentinya pekerjaan itu dan laporan ia berterima kasih, kata dia bahwa jika ada semacam ini harus di telusuri, pasalnya dana yang di kucurkan benar-benar di manfaatkan sebagaimana mestinya. Karena pembangunan jembatan itu untuk akses masyarakat. Tegasnya.

Diketahui sebelumnya, bahwa pembangunan jembatan tanggap darurat bencana senilai Rp 520 juta yang dilaksanakan CV Annindo Raya berpolemik, karena aktivitas pekerjaan terhenti sejak satu bulan lalu.

Bahkan, pihak pelaksana meninggalkan utang upah pekerja, dan belum mengembalikan material Mesjid yang sempat digunakan saat proses pembangunan jembatan tanggap darurat bencana tersebut.

 

DENI

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here