Putra Daerah Kelahiran Parigi Siap Bangun Kawasan Industri Parigi (Kipar)…! Ini Penjelasannya

0
397
Wartawan : Sumardin Husain (Pde)

PARIMO | matarakyatindo.com – Untuk pemenuhan kebutuhan pengembangan industri dalam area Kota Parigi dibutuhkan komitmen dan kerja keras, sebagai upaya meningkatkan perekonomian daerah.

Dengan berbekal ilmu di bidang bisnis, seorang putra kelahiran desa Bambalemo Kecamatan Parigi bernama Aslun Hamado memberanikan diri ‘bergelumut’ dengan usaha tersebut yang beresiko besar.

“Sebagai putra daerah ingin membantu pemerintah dalam hal melakukan pengembangan industri di Wilayah Kota Parigi, tepatnya di kawasan jalur Dua Ranovangga desa Bambalemo Ranomoisi dan desa Lebo” kata politisi Partai Perindo ini.

Menurut Aslun, untuk membangkitkan perekonomian perkotaan haruslah dilakukan dengan hati-hati. Dan hal ini
berawal dibangunnya Gudang Pupuk Petro Kimia, lalu disusul pembangunan pabrik Gudang Kelapa biji yang saat ini ditempati pengusaha asal Negara Thailand.

Bahkan untuk menunjang program tersebut, sang pengusaha dibidang dagang bangunan ini telah membangun perumahan Graha Bidara Parigi sebanyak 135 unit dengan tipe 36 serta pembangunan ruko dan pembangunan fasilitasi umum, ujarnya.

Berdasarkan penulusuran matarakyatindo.com, ternyata sang pengusaha ini baru memiliki CV Usaha Dagang Afiki Bangunan Parigi dengan direktur utama Aslun Hamado.

Bahkan dalam kesehariannya, Aslun terlihat sebagai warga yang biasa saja, namun memiliki ‘emosional’ membangun tanah kelahirannya demi untuk program masa depan Parigi Moutong.

Kata Aslun, di Politik dirinya masih seumur jagung. Namun ketika mengikuti Pemilu lalu, dirinya mengantongi suara orang kedua di Partai Perindo, ujarnya.

Ketika ditanya, apakah kelanjutan pembangunan kawasan industri Parigi (Kipar) akan terus berkelanjutan ?

Aslun menjawab, sebagai Kawasan Industri yang dibangun adalah merupakan wahana untuk lokasi industri yang berwawasan lingkungan. Hal ini menjadikan UD. Afiki Bangunan sebagai pengelola Kawasan Industri di Parigi Moutong yang pertama.

“Kebijakan pembangunan Industri melalui Rencana Pembangunan Jangka Panjang (RPJP) serta pendekatan industri berbasis produktivitas wilayah (Daerah) telah memberikan sumbangan berarti bagi Pembangunan Ekonomi Nasional dalam menciptakan Kesejahteraan dan Kemakmuran bagi masyarakat dan dunia usaha” jelas politisi Perindo ini. (**)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here