Rapat Vidcom Oleh Menko Polhukam Prof Mahfud MD Terkait Rakorsus Dihadiri Wakil Bupati

0
35

PARIMO | matarakyatindo.com – Wakil Bupati Parigi Moutong Badrun Nggai bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Parigi Moutong, mengikuti vidcom Rapat Koordinasi Khusus (Rakorsus) tentang Peningkatan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan dalam Pencegahan dan Pengendalian Corona Virus Disease 2019.

Rapat melalui vidcom dipimpim langsung Menteri Koordinator Politik Hukum dan Ham (Menko Polhukam) Mahfud MD dan Rakorsus diikuti seluruh Gubernur/Walikota dan Bupati Se-Indonesia beserta Forkopimda. Vidcon dilaksanakan diruang kerja Wakil Bupati Parigi Moutong. Kamis, (13/08/2020).

Menko Polhukam selaku pimpinan rapat dalam sambutanya menyampaikan, untuk menanggapi pencegahan covid 19 di waliyah masing-masing Provinsi, Kabupaten dan Kota dalam memutus rantai agar wabah tersebut tidak menular lebih banyak lagi.

Menko Polhukam menyarankan agar disetiap daerah untuk membuat aturan denda bagi yang tidak mematuhi protokol kesehatan, dengan selalu menggunakan masker, handsanitizer yang lagi berpigihan jauh.

Seperti keluar kota atau berpigihan perjalanan dinas dan disetiap tempat keramaian tetap mengikuti instruksi pemerintah protokol kesehatan menyiapkan tempat cuci tangan agar penularan covid 19 tidak bertambah banyak lagi.

“Protokol kesehatan di New Normal Covid 19 aturan denda juga berlaku pada pelaksanaan ibadah atau semua tempat ibadah. Dengan selalu menggunakan masker, cuci tangan dan jaga jarak.”

Wakil Bupati Parigi Moutong Badrun Nggai saat mengikuti rapat vidcom tentang Peningkatan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan dalam Pencegahan dan Pengendalian Corona Virus Disease 2019 megatakan, selaku pemerintah daerah sangat kuatir dengan virus ini yang tak kunjung selesai, untuk itu saya akan mengkoordinasikan atau mengambil langka-langka yang bisa membatasi ruang gerak perkembangan penularan covid 19 di masyarakat.

“Menarik aturan denda yang disarankan Polhukam yang tidak mematuhi protokol kesehatan akan mendapat denda, dan denda yang diberlakukan bukan sepenuhnya bernilai uang, akan tetapi denda yang nantinya kita terapkan berupa sangsi sosial. Contoh diperkantoran, ASN atau Honorer kita bisa berikan denda salah satunya dengan membersihkan halaman kantor bahkan toilet.” Ucap Badrun Nggai

Walaupun saat ini Kabupaten Parigi Moutong merupakan daerah yang sangat aman dari covid 19, tapi kita tidak perlu lengah dengan kondisi itu, kita tetap harus waspada dengan selalu protokol kesehatan. Kalau masyarakat kita bandel tidak mengikuti atauran pemerintah, saya pastikan daerah kita akan terdampak.

“Yang wajib kita lakukan sehingga tidak terpapar covid 19 yaitu dengan memperketat orang atau masayarakat yang datang ke daerah kita. Masyarakat dan petugas serta Gugus Tugas harus bekerja sama dengan saling memberikan informasi dan melakukan pemantauan secara detail, bagi yang datang agar data diri mereka jelas.”Pungkas Wabup.

HUMAS PEMDA PARIGI MOUTONG

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here