Ratusan Mahasiswa Kota Palu Unjuk Rasa, Apa Tuntutannya ??

0
269

Palu, matarakyatindo.com Ratusan masa aksi yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Kota Palu menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor DPRD Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng). Selasa, (3/9/19).

Aksi unjuk rasa yang di lakukan oleh Aliansi Mahasiswa Kota Palu tersebut adalah bentuk kepedulian terhadap rakyat Indonesia, khususnya yang ada di Sulteng.

Gabungan mahasiswa yang terdiri Kampus IAIN Palu, Untad, STIE dan STIK IJ tersebut juga nyaris bentrok dengan kepolisian saat menyampaikan aspirasinya.

Dalam orasinya, masa aksi menuntut beberapa persoalan:

1. Mendesak Presiden turun langsung ke papua untuk menyelesaiakan konflik

2. Stop diskriminasi dan penjarakan pelaku tindakan diskriminatif terhadap mahasiswa papua di Surabaya
3. Desak pemerintah untuk menyelesaikan misi pembangunan di papua dari beberap aspek:
a. tuntutan pembangunan sumberdaya manusia di Papua
b. naikan kesejatraan ekonomi masyarakat papua
c. pembangunan infrastruktur di Papua
d. pendidikan dan kesehatan di Papua

4. Menolak keras akan kenaikan BPJS yang dinilai tidak pro terhadap rakyat dan menghalangi terhadap rakyat miskin untuk mudah mendapatkan pelayanan masyarakat .

Aming, selaku Koordinator Lapangan ( Korlap) berharap kepada pemerintah untuk segera menyelesaikan konfik yang ada di papua, sedangkan untuk persoalan BPJS, jangan sampai kenaikan Tarif BPJS tersebut berdamapk buruk terhadap masyarakat dan ekonomi di sulteng yang belum normal.

“Terkait persoalan ekonomi ini, apalagi banyaknya mahasiwa yang tinggal di Huntara itu menjadi landasan kami bahwa ketika BPJS di naikan akan berdampak pada ekomoni lemah. Kami tidak oposisi terhadap siapapun, ketika kebijakan itu kembali merugikan masyarakat, kami adalah orang terdepan menyuarakan, merespon persoalan tersebut”, tegasnya.

Aksi unjuk rasa mahasiswa tersebut akhirnya disambut baik oleh salah satu Wakil Anggota DPRD.

“Kami sependapat dengan tuntutan mahasiswa mengenai kenaikan BPJS tidak perlu di naikan. Akan di tindak lanjuti. Untuk masalah papua adalah masalah kita bersama, Papua adalah bagian dari NKRI, Papua tidak boleh lepas dari NKRI”, ucapnya di hadapan masa aksi

Lanjutnya, untuk persoalan dana bantuan yang turun ke sulteng, sudah mereka koordinasikan dengan DPR RI, dan mereka juga akan menayakan ke Kementrian Kesehatan dalam waktu dekat ini.

“Karena masih ada transisi dari pihak DPRD Provinsi, seandainya tuntutan ini tidak tersampaikan maka kita sampaikan kepada pihak yang akan di lantik berikutnya. Mereka yang akan menyampaikan aspirasi tersebut”, jelasnya.

Reporter : Fandy

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here